Viral Warga Larang Ibadah Natal di Cibinong, Begini Kronologi Lengkapnya

fin.co.id - 12/12/2024, 05:25 WIB

Viral Warga Larang Ibadah Natal di Cibinong, Begini Kronologi Lengkapnya

Ia pun memohon kepada warga sekitar untuk dibukakan portal tersebut, tetapi mereka tidak membukakan. 

Negosisasipun alot hingga pukul 15.00 WIB tiba portal juga belum dibukakan.

"Tidak ada yang membuka portal, karena jemaat saya sudah menunggu dan undangan sudah ada disitu saya meminta ijin kepada mereka (warga setempat) dan juga disitu ada aparat 'Pak saya mau menyampaikan sesuatu kepada jemaat saya dan tamu undangan untuk menenangkan mereka'," imbuh Niky. 

Kemudian, Niky pun berdoa di depan portal itu sambil terus meminta untuk portal dibuka, hingga akhirnya Niky dan jemaatnya melakukan ibadah dilapangan terbuka yang lokasinya dekat jalan utama di perumahan itu. 

"Di samping portal itu kan ada lapangan yang lapangan marketing, ya. Nah jadi, terpaksa kami buat ibadah perayaan Natal di lapangan itu. Dengan apa adanya karena kami tidak bisa masuk, artinya mereka melarang kami untuk beribadah," tuturnya. 

Lalu, Niky mengaku, secara lisan ia telah menyampaikan pemberitahuan untuk pelaksaan Ibadah Natal kepada Ketua RT Perumahan tersebut pada hari Selasa, 3 Desember 2024. 

Menurutnya, RT setempat pada saat itu meresponnya dengan baik. Kemudian, pada Sabtu, 7 Desember 2024, surat pemberitahuan resmi pun Niky sampaikan kepada Ketua RT.

"Sabtu pagi surat itu secara resmi saya serahkan yaitu surat pemberitahuan, bukan surat izin, ya. Kan harus dipahami jadi kalau kita membuat ibadah kan enggak perlu minta izin," jelasnya.

Ia pun menyayangkan, karena tak ada tindakan dari Ketua RT setelah adanya pemberitahuan secara lisan tersebut.

Disinilah Niky mengangkap semua akan baik dan berjalan lancar.

"Saya rasa pergerakan itu pas mulai kasih surat pemberitahuan itu gitu, buktinya kan malamnya mereka langsung datang, kenapa Selasa Rabu Kamis Jumat jelang tiga hari itu kan tidak ada reaksi," imbuhnya.

"Setelah saya kasih surat pagi, malamnya mereka (warga) datang. Oh, terus bilang enggak boleh ibadah, kalau ibadah kalau mau memaksa juga, kami akan tutup portalnya, yang benar mereka tutup," lanjutnya

Niky menjelaskan, surat pemberitahuan tersebut dibuat karena ada undangan diluar jemaat pada umumnya.

"Pagi itu, Pak RT menerima dengan baik tapi gatau malamnya ada beberapa orang datang ke sini, lalu mengatakan tidak boleh ibadah disini," imbuhnya.

Lebih lanjut, Niky menjelaskan juga bahwa ini bukanlah Natal pertamanya di Perumahan tersebut.

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Penulis FIN.CO.ID