Penyakit perikarditis adalah peradangan pada selaput jantung yang dapat menyebabkan rasa sesak dada yang sangat menyakitkan.
Biasanya, rasa sakit akan semakin parah saat bernapas dalam-dalam atau berbaring.
Perikarditis dapat disebabkan oleh infeksi atau penyakit autoimun yang mengganggu perikardium, yaitu lapisan pelindung jantung.
Gejala lain yang mungkin muncul adalah demam, nyeri dada yang tajam, dan detak jantung yang tidak teratur.
Jika kamu merasakan gejala seperti ini, jangan anggap remeh dan segera periksakan diri.
6. Kecemasan atau Serangan Panik
Ternyata, bukan hanya masalah fisik yang bisa menyebabkan dada sesak.
Stres atau kecemasan berlebihan juga bisa memengaruhi tubuh kita, menyebabkan rasa tertekan di dada.
Gejala serangan panik biasanya muncul secara tiba-tiba dan disertai dengan perasaan takut, sesak napas, atau rasa gelisah.
Meski rasa sesak ini bisa sangat menakutkan, itu biasanya tidak berbahaya.
Namun, jika kecemasan atau serangan panik sering terjadi, sebaiknya kamu mencari cara untuk mengelola stres atau berkonsultasi dengan psikolog atau dokter.
Baca Juga
7. Serangan Jantung (Infark Miokardial)
Serangan jantung menjadi penyebab utama dari rasa sesak dada yang terasa seperti tertindih benda berat.
Rasa tekanan atau nyeri di dada yang datang mendadak sering kali diikuti dengan gejala lain, seperti pusing, keringat dingin, dan sesak napas.
Jika kamu merasa seperti ini, segera cari pertolongan medis.