News . 31/10/2024, 10:58 WIB

Jejak Waktu di Lima Hotel Bersejarah Indonesia

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

fin.co.id - Indonesia memiliki banyak hotel bersejarah yang tidak hanya menawarkan kenyamanan, tetapi juga keindahan arsitektur dan cerita yang kaya. Hotel-hotel ini telah menjadi saksi sejarah perjalanan bangsa, dari perjuangan kemerdekaan hingga perkembangan industri pariwisata.

Beberapa hotel tersebut tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan nasional. Berikut lima hotel bersejarah yang tidak hanya menawarkan akomodasi mewah, tetapi juga menyimpan kisah penting dalam sejarah Indonesia.

1. Hotel Indonesia Kempinski adalah hotel bintang lima pertama di Indonesia yang diresmikan pada 1962 oleh Presiden Soekarno. Melansir dari laman Kempinski Hotels, hotel ini dirancang sebagai simbol kebanggaan nasional.

Presiden Soekarno berkolaborasi dengan arsitek Abel Sorensen untuk mewujudkan mimpi besar ini dalam waktu hanya dua tahun. Hotel ini menjadi tempat menginap tamu-tamu penting selama Asian Games ke-4, menjadi bagian penting dari sejarah Indonesia.Hotel Majapahit Surabaya tampak berdiri megah dengan arsitektur kolonial yang menjadi ikon heritage

2. Hotel Majapahit Surabaya yang dibangun pada 1910 oleh Lucas Martin Sarkies bersaudara juga memiliki sejarah yang menarik. Melansir dari laman Disbudporapar Surabaya, Jawa Timur, hotel ini menjadi saksi penting pada masa perjuangan kemerdekaan.

Pada 19 September 1945, perobekan bendera Belanda yang terjadi di atap hotel ini menjadi perlawanan Indonesia terhadap penjajahan. Peristiwa perobekan bendera tersebut juga menyebabkan tewasnya Mr. Ploegman.

3. Di Yogyakarta terdapat Hotel Royal Ambarrukmo yang juga bersejarah yang dibangun pada tahun 1966. Melansir dari laman Ambarrukmo, hotel ini dirancang untuk menjadi contoh arsitektur yang memadukan gaya internasional dan kearifan lokal.

Hotel ini tidak hanya menawarkan akomodasi mewah, tetapi juga menyajikan pengalaman budaya Jawa yang kaya. Tamu dapat merasakan kehidupan bangsawan Kasultanan Yogyakarta melalui tradisi seperti Patehan dan Jemparingan.

4. Hotel Tjampuhan & Spa di Ubud, Bali, yang didirikan pada 1928 memiliki tempat khusus dalam sejarah Indonesia. Melansir dari laman Tjampuhan Bali, hotel ini menginspirasi banyak seniman asing, termasuk pelukis Jerman Walter Spies.

Hotel ini menjadi tempat peristirahatan bagi banyak selebriti dan seniman dengan koleksi bungalow bergaya tradisional. Selain itu, Hotel Tjampuhan & Spa juga merupakan penghormatan terhadap warisan seni Ubud.

5. Hotel Pelangi di Malang juga menyimpan nilai sejarah yang menarik. Melansir dari laman Disporapar Malang Kota, hotel ini berdiri sejak 1915 dengan nama awal 'Palace Hotel'.

Seiring berjalannya waktu, hotel ini berganti nama menjadi Hotel Pelangi pada era Presiden Soeharto di tahun 1953. Keindahan arsitektur Belanda yang terawat dengan baik menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.

Hotel-hotel bersejarah ini bukan hanya sekadar tempat menginap, tetapi juga cerminan perjalanan panjang sejarah Indonesia. Hotel-hotel tersebut menawarkan lebih dari sekadar kenyamanan, tetapi juga kesempatan mempelajari cerita-cerita di balik bangunan bersejarah ini.

#HotelBersejarahIndonesia

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id