fin.co.id- Sangat disayangkan ketika seorang penjual bakso harus menjajakan makanannya selama "Debat pilwalkot Makassar" tanpa mendapatkan pembayaran, dan kejadian tersebut menjadi viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, penjual bakso tersebut terlihat bingung ketika semua dagangannya habis namun tidak ada yang membayar.
"Penjual bakso menjadi korban penipuan oleh oknum Pendukung Kepala Daerah saat "Debat pilwalkot Makassar", Seperti yang terungkap dalam video yang tersebar dimana penjual mengaku hanya dibayar Rp300rb padahal tiga gerobaknya habis oleh oknum-oknum berbaju dukungan terhadap salah satu calon," demikian keterangan dalam video yang diunggah pada Minggu (27/10/2024).
Video tersebut memicu kemarahan sejumlah netizen dan banyak memberikan komentar yang beragam.
"Yampun kasian banget tukang baksonnya" kata netizen.
"Oknum maunya makan aja tapi gak mau bayar" timpal netizen lainnya.
"Kasian klo gak diganti itu" sahut netizen lagi.
Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya integritas dan sikap jujur dalam setiap transaksi, terlebih lagi di tengah situasi yang berkaitan dengan politik. Penjual bakso tentu saja tidak bersalah atas perbuatan curang yang dilakukan oleh pihak lain, namun menjadi korban akibat ulah mereka. Hal ini patut untuk menjadi pelajaran bagi semua pihak tentang pentingnya bertanggung jawab terhadap tindakan dan keputusan yang diambil.
Dalam kasus seperti ini, penegakan hukum dan keadilan menjadi hal yang sangat penting. Oknum-oknum yang terlibat dalam penipuan ini harus diidentifikasi dan dihukum sesuai dengan peraturan yang berlaku. Mereka tidak boleh luput dari pertanggungjawaban atas tindakan yang merugikan orang lain dan merusak citra kejujuran dalam berniaga.
Viral! Tukang Bakso di Makassar Rugi Besar, Tak Dibayar Pendukung Kepala Daerah
fin.co.id - 27/10/2024, 12:00 WIB
Tim Redaksi