Ekonomi . 27/10/2024, 11:10 WIB

Bergabung dengan BRICS: Peluang atau Ancaman? Ketergantungan Indonesia pada China Kian Mengkhawatirkan

Penulis : Sigit Nugroho
Editor : Sigit Nugroho

Bergabungnya Indonesia ke dalam BRICS justru berpotensi melemahkan kinerja ekonomi domestik, alih-alih meningkatkan daya saing.

Bhima menekankan bahwa langkah strategis yang lebih bijaksana adalah memperkuat diversifikasi mitra perdagangan, alih-alih memperbesar ketergantungan pada satu negara.

Masa Depan BRICS: Menjaga Keseimbangan

Sebagai anggota BRICS, Indonesia harus menavigasi dinamika kekuatan yang berbeda. Sejarah BRICS menunjukkan bahwa kelompok ini bertujuan untuk mempromosikan dialog dan kerjasama yang saling menguntungkan, namun kenyataannya seringkali dipengaruhi oleh kepentingan nasional masing-masing anggota.

Indonesia perlu memastikan bahwa keanggotaan ini tidak menjadi alat untuk memperkuat ketergantungan, melainkan sebagai kesempatan untuk memperluas jaringan perdagangan dan investasi secara lebih beragam.

Keputusan Indonesia untuk bergabung dengan BRICS seharusnya menjadi kesempatan untuk memperkuat posisi di panggung internasional, tetapi juga membawa risiko ketergantungan yang lebih dalam pada China.

Dengan tantangan-tantangan ini, penting bagi pemerintah untuk merumuskan kebijakan yang tidak hanya memperhatikan manfaat jangka pendek, tetapi juga keberlanjutan ekonomi jangka panjang.

Apakah Indonesia akan berhasil menjaga keseimbangan ini, atau justru terjebak dalam siklus ketergantungan yang merugikan? Hanya waktu yang akan menjawab. (DSW/Sabrina)

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id