penerbitan E-Paspor. Sebelumnya, Ditjen Imigrasi membuka layanan E-Paspor pada
Perwakilan RI di Singapura, Tokyo (Jepang), Seoul (Korea Selatan), Den Haag,
(Belanda), Jeddah, (Arab Saudi), Los Angeles (Amerika Serikat) dan Berlin (Jerman).
Paspor elektronik dilengkapi dengan chip yang menyimpan data biometrik. Dengan fitur
keamanan yang lebih mutakhir, paspor elektronik lebih aman dari potensi pemalsuan
dan memudahkan WNI di Australia yang kerap melakukan perjalanan internasional
karena proses pemeriksaan imigrasi yang lebih seamless.
Acara peresmian layanan E-Paspor di KJRI Sydney juga dihadiri oleh Wakil Menteri
Luar Negeri, Pahala Mansury, Duta Besar RI untuk Australia, Siswo Pramono, Konsul
Jenderal RI, Vedi Kurnia Buana serta masyarakat Indonesia di Sydney.
Baca Juga
Sebagai simbol
peresmian layanan E-Paspor, Dirjen Imigrasi Silmy Karim memberikan E-Paspor
kepada Suherli Handajani, WNI di New South Wales yang akan berulang tahun ke-93
pada Oktober 2024 mendatang. Ia kemudian memberikan E-Paspor kepada WNI
berusia lima tahun, Asia Pithioud yang saat ini tinggal di Sydney.