MEGAPOLITAN . 22/07/2024, 19:04 WIB

Pria di Bekasi Tewas Dibunuh Istri dan Anak, Pelaku Sempat Ambil HP Korban Untuk Pinjol

Penulis : Tuahta Aldo
Editor : Tuahta Aldo

fin.co.id - Polisi ungkap tewasnya AS di Kampung Serang, Taman Rahayu, Kabupaten Bekasi, ternyata dibunuh oleh 3 orang yang kini sudah berhasil ditangkap.

3 pelaku yang telah ditangkap diantaranya berinisial J yang merupakan istri korban, SNA anak pertama korban dan HP merupakan pacar anak korban.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Twedi Aditya mengungkapkan, pelaku sempat mengambil handphone korban untuk transaksi pinjaman uang melalui online.

"Transaksi pinjaman online sebesar Rp 13 juta, abis itu melakukan pinjol lagi easycash sebesar 43 juta, Ini di transfer ke rekening milik pelaku inisial SN, kemudian ke rekening HP," ungkap Twedi Aditya saat konferensi pers, Senin 22 Juli 2024.

Menurutnya pelaku memang sengaja mengambil bandphone dan melakukan peminjaman online, untuk membayar hutang korban.

"Untuk membayar hutang dan sebagian lagi, untuk membeli perabotan kayak AC," jelasnya. 

Twedi Aditya mengatakan, ketiga pelaku sebelumnya sempat beberapa kali melakukan percobaan pembunuhan namun sempat gagal.

"Pelaku sempat mengoplos minuman susu soda dengan cairan pembersih, mencampur minuman floridina dengan cairan pembersih, kmudian tidak berhasil juga gagal," kata Twedi Aditya.

Ibu dan anak itu sudah merencanakan pembunuhan AS dengan rapih selama 2 minggu, sebelum akhirnya tewas pada tanggal 27 Juni 2024 

"Pada tanggal 27 juni 2024 pukul 03.30 WIB, yang pertama pelaku melakukan pencekikan ke korban kemudian melakukan pemukulan kepada korban menggunakan helm," ucapnya.

Berdasarkan pemeriksaan, istri korban merasa sakit hati karena suaminya mempunyai hutang ke teman temannya dan tidak bersedia melakukan pelunasan.

Sedangkan anak korban nekat membunuh ayahnya, karena tidak kunjung direstui untuk menikah dengan HP dan korban juga memiliki hutang ke pacarnya.

Perlu diketahui, makam pria inisial AS di kampung Serang sempat dibongkar (ekshumasi) usai keluarga merasa curiga korban meninggal tidak wajar.

Tewasnya AS diketahui oleh pihak keluarga usai beberapa jam setelah korban meninggal dunia, sehingga keluarga semakin merasa sangat curiga.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id