News . 06/07/2024, 09:55 WIB

Cerita Klaster Bunga Bratang Binaan BRI di Kota Surabaya, Kini Punya Tempat Usaha Nyaman yang Membuat Bisnis Terus Berkembang

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

fin.co.id - Dulunya para

pedagang bunga yang ada di Pasar Bratang Kota Surabaya sepi pembeli. Jangankan

untuk membeli, orang-orang yang melintas di sekitar area Pasar Bratang saja

langsung menutup hidung lantaran aroma tak sedap sampah yang menyeruak menusuk

hidung.

Itulah kondisi lapak para pedagang bunga yang menjual tanaman

hias di lahan pembuangan sampah. Ketua Klaster Bunga Bratang, Agus Subali

bercerita awalnya memang tempat yang dijadikan para pedagang bunga untuk

mencari penghasilan itu adalah lokasi pembuangan sampah sementara dari

masyarakat sekitar.

"Kemudian ada beberapa orang sesepuh kami yang membuka

lahan sebagai lapak (menjual tanaman). Lama kelamaan muncul komunitas penjual

bunga," ujar Agus.

Lantaran punya kepentingan yang sama, yaitu sama-sama ingin

memiliki tempat berjualan yang nyaman, sekaligus memperbaiki perekonomian,

Klaster Bunga Bratang pun mulai terbentuk. Anggota Klaster Bunga Bratang

berinisiatif agar lokasi mereka berjualan bisa semakin dikenal masyarakat luas

dan ramai pembeli.

Melihat potensi yang dimiliki Klaster Bunga Bratang, sekitar

empat tahun lalu BRI pun memberikan bantuan. Alhasil, kini lapak milik 70

pedagang di Klaster Bunga Bratang pun telah berubah signifikan.

"Di sini kami sudah 35 tahun menjadi pedagang bunga. Dulu

belum tertata rapi seperti ini, baru beberapa tahun belakangan lokasinya jadi

seperti ini. Kami juga sangat terbantu sekali dengan adanya bantuan dari

BRI," kata Agus.

Agus mengaku sejak ada pengembangan dan penataan, lokasi

berniaga Klaster Bunga Bratang jauh lebih baik dan nyaman. Bukan hanya lokasi

saja yang nyaman, Klaster Bunga Bratang pun ikut menciptakan kenyamanan lain

bagi para anggotanya, di mana mereka tak sungkan untuk saling berbagi informasi

edukatif mengenai dunia hortikultura.

Pertukaran informasi dengan semangat yang membangun itu pun

biasa dilakukan di gazebo yang merupakan salah satu fasilitas yang diberikan

BRI untuk Klaster Bunga Bratang.

"Kami di sini biasa ngobrol-ngobrol dan rapat di gazebo.

Jadi kalau ada pedagang senior bisa saling memberikan masukan kepada teman yang

baru. Selain bantuan fasilitas gazebo, kami juga dibantu akses modal dan itu

yang penting. Kami dapat KUR dari BRI dengan pembayaran bunga yang sangat murah

sekali. Besar pinjaman bervariasi tergantung dari masing-masing pedagang,”

cerita Agus.

Tentunya, lanjut Agus, dengan adanya bantuan tersebut, otomatis

perekonomian para pedagang ikut terbantu. Buktinya, mereka bukan hanya bisa

mencukupi kebutuhan pokok keluarga, tapi juga anak-anak mereka bisa mendapat

pendidikan yang layak.

"Kalau dulu orang-orang pedagang bunga di sini tidak mampu

untuk menyekolahkan anaknya sampai jenjang yang lebih tinggi, alhamdulilah

dengan adanya usaha ini, kami bisa memberikan pendidikan sekolah kepada

anak-anak hingga kuliah. Selain itu, teman-teman pedagang juga bisa membeli

rumah tinggal, jadi istilahnya ekonomi semakin membaik," katanya.

Selain menguntungkan Klaster Bunga Bratang, kegiatan pembinaan

dan pemberdayaan dari BRI juga memberikan kenyamanan kepada para pembeli

tanaman hias. "Soalnya ada pembayaran non-tunai yang mempermudah, jadi customer

tidak perlu sedia uang tunai. Sekarang sudah ada QRIS, jadi bisa langsung

transaksi antara pedagang dan customer, jadi sama-sama memudahkan,"

kata Agus yang menjelaskan kalau Klaster Bunga Bratang sebelumnya mendapat pembinaan

dan pelatihan terkait sistem penjualan menggunakan QRIS.

Dengan kegiatan pemberdayaan dari BRI, Agus pun berharap agar

Klaster Bunga Bratang bisa terus mendapat dukungan dan pendampingan dari BRI

agar dapat terus mengembangkan usahanya. Dia juga berharap kolaborasi dapat

terjalin dalam jangka panjang, untuk membantu penjualan bunga supaya bisa laris

manis.

"Dengan kemajuan zaman ini kita diberikan kemudahan dalam

penjualan ataupun dibantu branding supaya tidak ketinggalan zaman,"

katanya.

Pada kesempatan berbeda, Direktur

Mikro BRI Supari mengungkapkan bahwa BRI memiliki komitmen untuk terus

mendampingi dan membantu pelaku UMKM lewat program Klasterkuhidupku. Hingga

nantinya, UMKM yang tumbuh dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha di daerah

lain.

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id