Internasional . 27/06/2024, 11:29 WIB

Alasan Tajikistan Resmi Larang Jilbab dan Perayaan Idul Fitri-Idul Adha: Untuk Lindungi Budaya

Penulis : Afdal Namakule
Editor : Afdal Namakule

Negara ini juga secara tidak resmi melarang janggut lebat bagi pria. Menurut Radio Liberty, ribuan pria dalam 10 tahun terakhir dilaporkan telah dihentikan oleh polisi di jalanan dan dipaksa mencukur janggutnya.

Tajikstan bukan satu-satunya negara Muslim yang melarang hijab. Oktober lalu, Kazakhstan juga menjadi berita karena mempertimbangkan kemungkinan larangan mengenakan jilbab di ruang publik.

Sementara itu Kosovo, Azerbaijan, Kyrgyzstan, telah melarang burqa dan hijab di sekolah umum dan universitas atau di kantor pemerintah.

Banyak negara telah mengeluarkan undang-undang tersebut dengan alasan keamanan publik. Namun, larangan yang melarang orang mengenakan jilbab merupakan pelanggaran terhadap Kovenan Internasional tentang Hak Sipil dan Politik dan Konvensi Eropa tentang Hak Asasi Manusia. (*)

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id