News

Korban Video Porno yang Dijual di Telegram Ternyata Berasal dari Berbagai Negara

Video tersebut ada dari Cina, Taiwan, dan dari Singapura

Korban Video Porno yang Dijual di Telegram Ternyata Berasal dari Berbagai Negara
Wadirkrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Hendri Umar mengatakan korban berasal dari Indonesia dan luar negeri.

"Diperkirakan pelaku meraup ratusan juta rupiah dari hasil penjualan paket grup Telegram tersebut sejak November 2022," ujarnya.

Total ratusan pelanggan disebut berlangganan konten yang disebarkan pelaku.

"VVIP BOCIL 332 pelanggan, VVIP INDO BOCIL 1 61 pelanggan, VVIP INDO BOCIL 2 5 pelanggan dengan total 398 pelanggan," ucapnya.

- Rafi Adhi Pratama -

Berita Terkait