Korban Video Porno yang Dijual di Telegram Ternyata Berasal dari Berbagai Negara

fin.co.id - 01/06/2024, 15:58 WIB

Korban Video Porno yang Dijual di Telegram Ternyata Berasal dari Berbagai Negara
Polda Metro Jaya merilis kasus penjualan konten video porno anak di bawah umur.  22e0b29980e10bdb5c81b25b522acd74

Polda Metro Jaya merilis kasus penjualan konten video porno anak di bawah umur. 22e0b29980e10bdb5c81b25b522acd74

Korban Video Porno yang Dijual di Telegram Ternyata Berasal dari Berbagai Negara
Polda Metro Jaya merilis kasus penjualan konten video porno anak di bawah umur.  22e0b29980e10bdb5c81b25b522acd74

Wadirkrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Hendri Umar mengatakan korban berasal dari Indonesia dan luar negeri.

"Diperkirakan pelaku meraup ratusan juta rupiah dari hasil penjualan paket grup Telegram tersebut sejak November 2022," ujarnya.

Total ratusan pelanggan disebut berlangganan konten yang disebarkan pelaku.

"VVIP BOCIL 332 pelanggan, VVIP INDO BOCIL 1 61 pelanggan, VVIP INDO BOCIL 2 5 pelanggan dengan total 398 pelanggan," ucapnya.

- Rafi Adhi Pratama -

Khanif Lutfi
Khanif Lutfi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID