MEGAPOLITAN . 23/05/2024, 07:40 WIB
Hilangnya puluhan bus itu terjadi pada era Gubernur Anies Rasyid Baswedan tahun 2021.
Menurut Eneng, hilangnya 36 unit bus bekas itu harus menunjukkan sistem keamanan Terminal Pulogebang kurang optimal. Dia pun tak bisa membayangkan alasan puluhan unit bus bekas itu bisa sampai hilang.
Menurut Eneng, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta juga tak pernah melaporkan ke dewan terkait hilangnya puluhan unit bus bekas Transjakarta itu.
Oleh karena itu, ia meminta Dishub DKI segera mengklarifikasi dan bertanggung jawab kepada publik atas permasalahan yang terjadi sejak tiga tahun lalu tersebut.
"Status hilangnya tahun 2021. Sepengetahuan saya di Komisi C tidak pernah ada laporan 36 unit bus ini hilang. Siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa itu? Apakah itu hilang atau dihilangkan?" tanya Eneng dalam keterangan tertulis. (*)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id