Marak Email Palsu, Orang yang Kurang Teliti Kerap Jadi Korban: Kehilangan Uang hingga Pencurian Identitas Dampaknya

fin.co.id - 08/05/2024, 09:50 WIB

Marak Email Palsu, Orang yang Kurang Teliti Kerap Jadi Korban: Kehilangan Uang hingga Pencurian Identitas Dampaknya

Email Palsu, Ilustrasi: Copilot (AI)

Contohnya kata dia, seperti mybank2u.com dengan maybank2u.com. Kedua URL ini sekilas mirip, padahal tidak sama.

“Maka kami mengimbau kepada masyarakat yang pertama, hati-hati apabila mendapatkan email dari alamat yang tidak dikenal,” kata Himawan, dalam sebuah pernyataan resmi.

Dampaknya

Korban email palsu dapat mengalami berbagai kerugian, seperti:

Kehilangan Uang: Penipu dapat menggunakan informasi keuangan korban untuk mencuri uang dari rekening bank mereka atau melakukan pembelian tanpa izin.

Kerusakan Reputasi: Jika email palsu tersebut berasal dari perusahaan atau organisasi terpercaya, hal ini dapat merusak reputasi mereka.

Pencurian Identitas: Penipu dapat menggunakan informasi pribadi korban untuk membuka akun baru atas nama mereka atau melakukan penipuan lainnya.

Tips Menghindari Email Palsu

Berikut adalah beberapa tips untuk menghindari email palsu:

Periksa Alamat Email: Perhatikan alamat email pengirim dengan cermat. Pastikan alamat email tersebut sama persis dengan alamat email perusahaan atau organisasi yang Anda kenal.

Periksa Isi Email: Waspadai email yang berisi bahasa yang mendesak, meminta informasi pribadi atau keuangan, atau memiliki tautan mencurigakan.

Jangan Klik Tautan: Jangan klik tautan dalam email yang tidak Anda kenal atau percayai. Arahkan kursor ke tautan untuk melihat alamat tujuannya sebelum mengklik.

Hubungi Perusahaan atau Organisasi Tersebut: Jika Anda tidak yakin apakah email tersebut asli, hubungi perusahaan atau organisasi terkait secara langsung melalui saluran resmi mereka.

Laporkan Email Palsu: Laporkan email palsu ke pihak berwenang terkait, seperti Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di Indonesia.

Makruf
Makruf
Penulis

Penulis FIN.CO.ID