Kesehatan . 11/03/2024, 12:30 WIB

Mengenal Hematoma Subdural Akut, Penyebab Kematian Akira Toriyama Sang Kreator Dragon Ball

Penulis : Makruf
Editor : Makruf

Gejala Hematoma Subdural Akut

Gejala Hematoma Subdural Akut dapat bervariasi tergantung pada tingkat keparahan pendarahan. Gejala umum HSDA meliputi:

  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Pusing
  • Perubahan penglihatan
  • Kelemahan atau mati rasa pada satu sisi tubuh
  • Kesulitan berbicara
  • Kebingungan
  • Kejang
  • Penurunan kesadaran

Diagnosis Hematoma Subdural Akut

Hematoma Subdural Akut dapat didiagnosis dengan menggunakan beberapa tes, seperti:

  • CT scan: CT scan adalah tes pencitraan yang menggunakan sinar-X untuk menghasilkan gambar otak. CT scan dapat menunjukkan adanya pendarahan di ruang subdural.
  • MRI: MRI adalah tes pencitraan yang menggunakan medan magnet dan gelombang radio untuk menghasilkan gambar otak. MRI dapat memberikan informasi yang lebih rinci tentang HSDA dibandingkan dengan CT scan.
  • Pemeriksaan neurologis: Dokter akan melakukan pemeriksaan neurologis untuk menilai fungsi otak dan saraf.

Pengobatan Hematoma Subdural Akut

Pengobatan HSDA tergantung pada tingkat keparahan pendarahan. 

Pada kasus ringan, HSDA dapat sembuh dengan sendirinya. 

Pada kasus yang lebih parah, HSDA mungkin memerlukan pembedahan untuk mengangkat gumpalan darah.

Komplikasi Hematoma Subdural Akut

Komplikasi HSDA dapat meliputi:

  • Kematian
  • Kerusakan otak permanen
  • Kejang
  • Hidrosefalus
  • Infeksi

Pencegahan Hematoma Subdural Akut

Pencegahan HSDA dapat dilakukan dengan:

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id