MEGAPOLITAN . 08/03/2024, 21:11 WIB
FIN.CO.ID - Polres Metro Bekasi Kota menangkap SNF (26 Tahun), ibu sekaligus pelaku utama pembunuhan anak kandungnya yang berinisial AAMS (5 Tahun).
Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi, Novrian mengungkapkan, pelaku tidak menunjukan penyesalan usai membunuh anaknya menggunakan pisau dapur.
“Dari ekspresi tidak (tidak ada penyesalan), dari pernyataanya pun, ini butuh pendalaman ya,” ungkap Novrian saat dikutip, Jumat 8 Maret 2024.
Selain itu, pelaku juga menunjukan prilaku yang aneh, sehingga perlu adanya pemeriksaan psikologis lanjutan dari tim ahli.
BACA JUGA :
“Dia menganggap bahwa anaknya masih ada (usai dibunuh), itupun masih jadi pertanyaan,” jelasnya.
Berdasarkan komunikasi Novrian dengan pelaku, keseharian SNF hanya beraktivitas di rumah sebagai ibu rumah tanga dan mengurus kedua anaknya.
“Memang dia ibu rumah tangga yang punya aktivitas sehari-hari mengurus anak, bahkan kalau dari ceritanya, dia bisa mendidik anak, mengajar ngaji, mengajar sholat,” ucapnya.
Secara terpisah Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus mengatakan, terdapat masalah kondisi kejiwaan yang dialami pelaku.
BACA JUGA :
“Pelaku ini terindikasi skizofrenia, yaitu dapat dijelaskan, ada gangguan emosi, delusi, halusinasi, pikiran terorganisir dan gangguan presepsi,” tuturnya.
Diketahui sebelumnya, AAMS ditemukan tewas berlumuran darah di salah satu rumah yang berlokasi di Summarecon Bekasi, Cluster Burgundi, Kecamatan Bekasi Utara, Jumat 8 Maret 2024 lalu.
Saat itu, korban sudah dalam kondisi tergeletak di kasur dalam kamar lantai 2 rumah, dengan temuan luka sebanyak 20 tusuk.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id