Kesehatan . 07/03/2024, 14:12 WIB

Fakta-Fakta Racun Ikan Buntal yang Renggut 3 Nyawa di Maluku, Lebih Beracun dari Sianida!

Penulis : Rangga Dipa
Editor : Afdal Namakule

Pengolahan dan Konsumsi Ikan Buntal

Di Jepang, pengolahan ikan buntal menjadi hidangan fugu membutuhkan lisensi khusus karena tingkat bahayanya. Koki terlatih harus mampu menghilangkan bagian beracun dengan presisi tinggi.

Fakta Menarik tentang Ikan Buntal:

  • Racun tetrodotoxin tidak terpengaruh oleh panas, sehingga memasak tidak menetralisirnya.
  • Beberapa spesies ikan buntal tidak beracun, namun identifikasinya rumit dan berisiko tinggi.
  • Selain di Jepang, hidangan ikan buntal juga dijumpai di Korea Selatan, Tiongkok, dan beberapa negara Asia Tenggara.

Kesimpulan:

Meskipun beracun, ikan buntal tetap menggoda para penikmat kuliner ekstrem. Konsumsinya harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan hanya oleh koki terlatih dan bersertifikat. (*)

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id