News . 06/03/2024, 13:30 WIB
"Suami korban menerima peristiwa kematian istri dan kedua anaknya sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi," kata Janete.
Ikan buntal, juga dikenal sebagai blowfish atau fugu, adalah ikan beracun yang ditemukan di perairan laut tropis dan subtropis. Racun ikan buntal, tetrodotoksin, adalah salah satu racun paling mematikan yang diketahui, 1.200 kali lebih beracun daripada sianida.
Tetrodotoksin terdapat di hati, ovarium, usus, dan kulit ikan buntal. Racun tersebut bekerja dengan memblokir saraf sinyal ke otot, yang dapat menyebabkan kelumpuhan dan kematian. Tidak ada penawar untuk keracunan tetrodotoxin, dan satu-satunya pengobatan adalah perawatan suportif, seperti ventilasi dan pernapasan buatan.
Meskipun racunnya, ikan buntal dianggap sebagai makanan lezat di beberapa bagian dunia, seperti Jepang, Korea, dan Cina. Namun, hanya koki berlisensi yang diizinkan untuk menyiapkan ikan buntal, karena persiapan yang tidak tepat dapat berakibat fatal.
Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang racun ikan buntal:
1. Ikan buntal tidak menghasilkan tetrodotoxin sendiri. Mereka mendapatkan racun dari bakteri yang mereka makan.
2. Racun ikan buntal tidak dapat dihancurkan dengan memasak atau membekukan.
3. Racun ikan buntal cukup kuat untuk membunuh manusia dewasa dalam waktu beberapa jam.
4. Tidak ada penawar untuk keracunan tetrodotoxin. Satu-satunya pengobatan adalah perawatan suportif.
5. Meskipun racunnya, ikan buntal dianggap sebagai makanan lezat di beberapa bagian dunia.
Hanya koki berlisensi yang diizinkan untuk menyiapkan ikan buntal. (*)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id