Kesehatan

Apakah Mengonsumsi Nanas Berpotensi Berbahaya pada Tahap Awal Kehamilan?

fin.co.id - 23/02/2024, 23:50 WIB

Apakah Mengonsumsi Nanas Berpotensi Berbahaya pada Tahap Awal Kehamilan?

FIN.CO.ID - Ketika sedang hamil, ibu perlu berhati-hati dalam memilih makanan yang dikonsumsi karena makanan tersebut dapat disalurkan melalui plasenta ke bayi di dalam kandungan, memengaruhi kondisinya.

Meskipun begitu, terdapat banyak mitos tentang makanan yang sebaiknya dihindari oleh ibu hamil, namun sebenarnya mitos tersebut tidak perlu dipercaya.

Sebagai contoh, mungkin ibu pernah mendengar bahwa mengonsumsi nanas di awal kehamilan bisa berbahaya. Namun, pada kenyataannya, jika dikonsumsi dalam jumlah yang moderat, buah nanas yang asam dan berwarna kuning ini tidak akan menimbulkan masalah. Bahkan, nanas dapat memberikan beberapa nutrisi penting selama awal kehamilan. Berikut penjelasannya.

BACA JUGA:

Benarkah Nanas Bisa Memicu Keguguran?

Salah satu mitos umum tentang kehamilan adalah keyakinan bahwa konsumsi nanas dapat menyebabkan keguguran. Pandangan yang keliru ini berdasarkan pada keberadaan senyawa dalam nanas yang disebut bromelain.

Bromelain memiliki kemampuan untuk memecah protein, dan karena janin dalam kandungan terdiri dari protein, diyakini bahwa mengonsumsi nanas dapat menyebabkan perdarahan dan keguguran.

Namun, dalam kenyataannya, tablet atau kapsul bromelain tidak disarankan selama kehamilan karena dapat meningkatkan risiko keguguran.

Meskipun demikian, mengonsumsi nanas segar dalam jumlah moderat tidak memengaruhi kehamilan ibu. Hal ini disebabkan karena kandungan bromelain dalam daging nanas yang dikonsumsi ibu sangatlah sedikit.

BACA JUGA:

Bolehkah Mengonsumsi Nanas di Awal Kehamilan?

Nanas merupakan pilihan buah yang aman dan sehat untuk dikonsumsi selama kehamilan, termasuk pada awal kehamilan. Menambahkan satu atau dua porsi nanas segar ke dalam menu makanan setiap minggu selama trimester pertama biasanya dianggap aman.

Satu porsi nanas segar setara dengan sekitar satu cangkir buah segar. Namun, sebaiknya ibu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan sebelum menambahkan jenis makanan apa pun ke dalam diet kehamilan.

Jika ibu masih merasa ragu tentang mengonsumsi nanas, alternatifnya adalah mengonsumsi nanas kalengan atau jus nanas karena proses pengalengan dan pengemasan mampu mengurangi sebagian besar atau seluruh kandungan bromelain dalam buah tersebut.

Namun, perlu diingat bahwa konsumsi jus buah atau buah kalengan sebaiknya dibatasi, karena mayoritas kandungannya adalah gula. Konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas dan komplikasi kehamilan seperti diabetes gestasional.

Mega Oktaviana
Penulis
-->