Kesehatan . 22/02/2024, 04:55 WIB
Kehamilan ektopik akan menunjukkan gejala spesifik ketika masuk ke tahap yang lebih serius. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai dari kehamilan ektopik:
Penting untuk segera mengatasi kehamilan ektopik guna mencegah komplikasi serius yang dapat mengancam nyawa. Dokter akan melakukan beberapa tindakan medis untuk menangani kehamilan ektopik, antara lain:
Dokter akan memberikan injeksi obat Methotrexate untuk menghentikan perkembangan kehamilan ektopik pada tahap awal. Methotrexate bekerja dengan menyerap kantung kehamilan, melindungi tabung falopi dari kerusakan yang lebih lanjut. Setelah pemberian Methotrexate, dokter akan melakukan pemantauan secara rutin terhadap kadar hormon hCG untuk memastikan bahwa kehamilan telah dihentikan.
Laparoskopi adalah prosedur bedah yang melibatkan pembuatan sayatan kecil di dekat pusar. Tujuan dari laparoskopi dalam penanganan kehamilan ektopik adalah untuk mengangkat embrio dan memperbaiki kerusakan jaringan atau organ akibat perdarahan di rongga perut dan panggul. Selain itu, prosedur ini juga dapat dilakukan untuk mengeluarkan tuba falopi yang telah rusak.
Laparotomi adalah prosedur bedah yang melibatkan pembuatan sayatan pada perut. Prosedur laparotomi dilakukan ketika kehamilan ektopik menyebabkan perdarahan berat di rongga perut dan panggul. Setelah menjalani laparotomi, pasien perlu beristirahat selama minimal tiga bulan sebelum memulai program kehamilan lagi.
Kehamilan ektopik merupakan kondisi yang sulit untuk dihindari secara keseluruhan. Meskipun begitu, Anda bisa mengurangi risiko terjadinya kehamilan ektopik dengan menerapkan gaya hidup sehat, seperti:
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id