News . 03/01/2024, 10:56 WIB
Operasi ini menjadi sangat mendesak karena Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengeluarkan peringatan hujan lebat di daerah tersebut.“Waspada terhadap tanah longsor hingga Rabu malam,” kata BMKG Jepang.
Di kota pesisir Suzu, Walikota Masuhiro Izumiya mengatakan semua rumah rusak parah. “Hampir tidak ada rumah yang berdiri” katanya.
“Sekitar 90% rumah [di kota] hancur seluruhnya atau hampir seluruhnya… situasinya benar-benar bencana,” katanya, menurut stasiun televisi TBS.
Hampir 34.000 rumah tangga masih tanpa aliran listrik di prefektur Ishikawa, kata perusahaan utilitas setempat. Banyak kota yang tidak mempunyai air bersih.
Gempa tersebut juga memicu tanah longsor yang memutus sejumlah jalan utama di kedua kota di Prefektur Ishikawa itu.
Sementara itu, laman Yomiuri Shimbun melaporkan bahwa bagian jalan tol sepanjang 100 meter di Oyabe, Prefektur Toyama, ambruk sehingga menutup lalu lintas di sana. Akibatnya, kendaraan dipaksa putar balik ke arah semula.
Bagian jalan yang ambruk itu berada di Jalan Tol Nasional Rute 359 yang berada dekat perbatasan Prefektur Ishikawa. (*)
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id