News . 03/12/2023, 07:20 WIB
"Bahkan saya siap dengan segala risikonya ketika darah saya dihalalkan karena identik dengan "cebong yang sekolam dengan PKI". Semua itu saya lakukan hanya karena cinta Jokowi" tuturnya.
"Saya betul-betul menjadi "die harder" yang tanpa pamrih karena saya percaya: "Jokowi pasti selalu benar" sambung dia.
Namun, saat ini Islah Bahrawi mengaku sadar. Bahwa ternyata Jokowi memang bukan malaikat yang dititipkan kepada Indonesia.
"Dia bukan hanya mengkhianati orang-orang biasa seperti saya, tapi juga mengkhianati konstitusi negara. Mulai dari KPK hingga MK. Dan entah apa lagi" cetusnya.
"Sekarang, bau amis itu mulai tercium satu persatu. Saya kecewa hingga tak bisa tidur semalam. Wallahi saya tidak ikhlas, ketulusan kami dalam mencintai seorang pemimpin ternyata berbuah "gunting dalam lipatan". Sakit rasanya" pungkasnya.
Isla Bahrawi merupakan mendukung garis keras Jokowi sejak Pilpres tahun 2014 dan 2019.
Pada Pilpres 2024, Islah Bahwari mendukung Ganjar Pranowo. Dua pun mengaku kecewa dengan Jokowi yang mendukung Prabowo Subianto. Bahkan mengubah konstitusi lewat MK untuk memuluskan putranya Gibran Rakabuming Raka sebagai Cawapres Prabowo.
BACA JUGA:
Kalau dipikir-pikir, ketika Jokowi mengintervensi ketua KPK atas kasus Setnov di 2019, saat itu saya masih heboh sendiri "menyembah berhala suci" bernama Jokowi. Postingan saya di IG pun didominasi puja-puji soal Jokowi. Di mata saya Jokowi adalah sosok "Neo Ma'sum" yang belum… pic.twitter.com/0qED5wB2vb
— Islah Bahrawi Official (@islah_bahrawi) December 2, 2023
Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2015-2019 Agus Rahardjo membuat pengakuan mengejutkan terkait Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diduga mengintervensi penegakan hukum di KPK.
Agus Rahardjo mengatakan bahwa Presiden Jokowi pernah memerintah dirinya agar kasus E-KTP dengan tersangka Setya Novanto pada tahun 2017 lalu dihentikan.
Agus Rahardjo mengatakan, Presiden Jokowi memanggil dirinya ke Istana Negara. Kala itu, dia mengaku heran, sebab hanya dia yang dipanggil Jokowi untuk bertemu. Sementara biasanya, Jokowi Jokowi panggil semua pemimpin KPK jika ingin membahas sebuah masalah.
"Saya pikir kan baru sekali ini saya mengungkapkannya di media yang kemudian ditonton orang banyak,” kata Agus dalam wawancara dengan Rosi yang tayang Kompas TV, dikutip pada Desember 2023.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id