Kesehatan . 25/11/2023, 09:15 WIB

Mengenal Penyakit Angin Duduk, Kondisi yang Dapat Memicu Serangan Jantung

Penulis : Makruf
Editor : Makruf
  • Beraktivitas fisik yang berat atau mendadak
  • Stres emosional
  • Cuaca dingin
  • Makan berlebihan
  • Merokok
  • Minum alkohol
  • Konsumsi obat-obatan tertentu

Penyebab Angin Duduk

Penyebab utama dari penyakit angin duduk adalah penyakit jantung koroner, yaitu penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah jantung akibat penumpukan plak (lemak atau kolesterol). 

Plak ini bisa mengurangi aliran darah dan oksigen ke jantung, terutama ketika jantung membutuhkan lebih banyak darah dan oksigen, misalnya saat beraktivitas fisik. 

Akibatnya, jantung tidak bisa memompa darah dengan baik dan mengirim sinyal nyeri ke otak.

Penyakit jantung koroner bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor risiko, seperti:

  • Usia: Risiko penyakit jantung koroner meningkat seiring bertambahnya usia, terutama pada pria di atas 45 tahun dan wanita di atas 55 tahun.
  • Jenis kelamin: Pria cenderung lebih berisiko mengalami penyakit jantung koroner daripada wanita, terutama sebelum menopause.
  • Riwayat keluarga: Jika ada anggota keluarga yang menderita penyakit jantung koroner, terutama pada usia muda, maka risiko kamu juga akan meningkat.
  • Kolesterol tinggi: Kolesterol adalah zat lemak yang dibutuhkan tubuh, tetapi jika kadar kolesterol dalam darah terlalu tinggi, maka bisa menumpuk di pembuluh darah dan menyebabkan plak.
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi). Tekanan darah tinggi bisa merusak dinding pembuluh darah dan mempercepat proses pembentukan plak.
  • Diabetes: Diabetes adalah kondisi yang ditandai dengan kadar gula darah yang terlalu tinggi. Gula darah yang tinggi bisa merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner.
  • Obesitas: Obesitas adalah kondisi yang ditandai dengan berat badan yang berlebihan. Obesitas bisa meningkatkan risiko kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan diabetes, yang semuanya bisa memicu penyakit jantung koroner.
  • Merokok: Merokok bisa merusak pembuluh darah, meningkatkan tekanan darah, dan mengurangi kadar oksigen dalam darah. Semua hal ini bisa memperparah penyakit jantung koroner.
  • Kurang berolahraga: Berolahraga secara teratur bisa membantu menjaga berat badan, menurunkan kolesterol, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan sirkulasi darah.

Obat Angin Duduk

Obat angin duduk bertujuan untuk meredakan nyeri dada, meningkatkan aliran darah dan oksigen ke jantung, dan mencegah serangan jantung. 

Obat angin duduk bisa berupa obat yang diminum, disemprotkan, atau ditempelkan di kulit. 

Beberapa jenis obat angin duduk yang umum digunakan adalah:

Nitrat

Nitrat adalah obat yang bisa melebarkan pembuluh darah dan mengurangi beban kerja jantung. Nitrat bisa berupa tablet yang diletakkan di bawah lidah, semprotan yang disemprotkan ke mulut, atau plester yang ditempelkan di dada. Nitrat bisa meredakan nyeri dada dalam beberapa menit dan bisa juga digunakan sebelum beraktivitas fisik yang memicu angin duduk.

Beta blocker

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id