"Alhamdulilah dengan menggunakan senjata yang dibuat oleh Pindad, AARM di Thailand yang sedang berlangsung dan kemarin personel TNI bisa meraih juara 1," katanya.
Sedangkan untuk kebutuhan pesawat tanpa awak atau drone, kata Agus melanjutkan, akan dihimpun melalui pengadaan industri dalam negeri, PT Len.
Aspek lain menyangkut upaya peningkatan profesionalisme TNI serta terkait tata kelola organisasi yang baik (well-organized), dan kesejahteraan prajurit (well-paid), salah satunya diwujudkan dengan menaikkan tunjangan kebutuhan lauk pauk bagi konsumsi prajurit.
"Well-paid tunjangannya harus dinaikkan. Nanti Secara buttom up saya ajukan ke Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan Kemhan sudah menyetujui untuk tunjangan lauk pauk untuk pasukan yang melaksanakan tugas operasi, sehingga tidak terlalu jomplang dengan instansi lain," katanya.
Sebelumnya, Rapat Paripurna ke-9 DPR RI Masa Persidangan II Tahun Sidang 2023-2024 di Jakarta, Selasa (21/11), menyetujui Jenderal TNI Agus Subiyanto sebagai calon Panglima TNI, seperti yang diajukan Presiden Joko Widodo kepada DPR.
BACA JUGA:
- Hasto: Pergantian Panglima TNI Hak Prerogatif Presiden, Tapi Suara Rakyat Harus Didengarkan
- Panglima TNI: Total 446.516 Prajurit TNI Dikerahkan Bantu Amankan Pemilu 2024
Proses uji kelayakan dan kepatutan sebelumnya dilaksanakan oleh Komisi I DPR, Senin (13/11), untuk mendengarkan visi dan misi dari Agus Subiyanto.
Agus dipilih sebagai calon tunggal panglima TNI untuk menggantikan Yudo Margono yang purnabakti pada 26 November 2023, tepat saat di usianya yang ke-58 tahun.
Agus sebelumnya merupakan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) yang dilantik pada 25 Oktober 2023.