Hasto: Menteri dari PDIP Tetap Profesional Meski Kecewa dengan Langkah Keluarga Jokowi

fin.co.id - 18/11/2023, 18:30 WIB

Hasto: Menteri dari PDIP Tetap Profesional Meski Kecewa dengan Langkah Keluarga Jokowi

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto di sela-sela rapat Konsolidasi Nasional TPN Ganjar-Mahfud di Jakarta, Sabtu (18/11/2023).

Sejak itu, dirinya juga sudah jarang berkomunikasi dengan Jokowi maupun Gibran. Hingga saat ini, kata Rudy, putra sulung Presiden Jokowi tersebut belum juga mengembalikan KTA (Kartu Tanda Anggota) PDIP. Tak hanya itu. Gibran juga sudah tidak membalas pesan WA (WhatsApp) dari Rudy. 

"Saya WA sudah nggak dijawab. Ya gak apa-apa. Itu hak mereka. Yang jelas, ini persoalan etika saja. Dulu datang tampak muka, mestinya pulang tampak punggung. Kan begitu etikanya," pungkas Rudy. 


Presiden Jokowi dan keluarganya-fin-Bobby Nasution-X Twitter

Tabiat Presiden Jokowi Dibongkar

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo juga membongkar tabiat Presiden Joko Widodo (Jokowi). Salah satunya saat Gibran Rakabuming Raka berhasil dimenangkan PDIP Kota Solo sebagai Wali Kota, tidak ada ucapan terima kasih yang keluar dari mulut Jokowi. 

"Saya menangkan Gibran jadi Wali Kota, terima kasih saja nggak kok. Pilpres juga begitu. Dimenangkan katanya yang memenangkan rakyat. Tapi kan rakyat yang dikoordinir oleh partai politik. Dan itu ada Undang-undangnya partai politik," ujar FX Hadi Rudyatmo seperti dikutip fin.co.id  dari Chanel Youtube 2045 TV pada Rabu, 15 November 2023. 

Partai Politik, lanjutnya, adalah kumpulan dari rakyat menjadi pengurus parpol. Baik di DPP, DPD, DPC, kecamatan dan kelurahan. 

"Karena itu, setiap 5 tahun sekali dilakukan verifikasi untuk mengetahui pengurusnya ada atau tidak. Tanpa parpol mas Gibran tidak bisa jadi Wali Kota," tegas mantan Wali Kota solo yang akrab disapa Rudy ini. 

BACA JUGA:

Dia mengaku mengenal betul dengan Jokowi. Keduanya berteman dan berkolaborasi selama kurang lebih 20 tahun. 

Diketahui, pada 2005 Jokowi dan Rudy terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo. Keduanya kembali memimpin di periode kedua pada 2010. 

Selanjutnya, pada 2012, Rudy dilantik menjadi Wali Kota Solo menggantikan Jokowi yang terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta. Kini untuk urusan Pilpres 2024, keduanya harus berseberangan secara politik. 

Rudy tetap bersama PDIP mengusung Ganjar - Mahfud MD. Sementara Jokowi beserta keluarganya mendukung Prabowo. Ini setelah sang anak, Gibran Rakabuming maju sebagai cawapres Prabowo. 

BACA JUGA:

Khanif Lutfi
Khanif Lutfi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID