Pramono Jembatan PDIP dan Jokowi
Sementara itu, Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti memprediksi PDIP akan menarik satu kadernya dari Istana. Yaitu Seskab Pramono Anung.
"PDIP tidak akan mengatakan kami akan tarik anggota kabinet. Paling satu kader akan diminta keluar atau mengundurkan diri. yaitu Pramono Anung," kata Ray.
Mengapa Pramono Anung? Ray menyebut mantan sekjen PDIP itu ditempatkan di posisi Seskab ntuk menjembatani komunikasi PDIP dan Jokowi.
Dengan adanya ketegangan antara Jokowi dan PDIP, keberadaan Pramono Anung diduga sudah dibutuhkan lagi.
Selain itu, PDIP bisa beralasan Pramono Anung akan dilibatkan dalam kampanye Pemilu dan Pilpres 2024.
"Pak Pramono orang PDIP. Kalau disuruh memilih Pak Jokowi atau PDIP, tentu dia akan memilih PDIP," tegas Ray.
Jika benar Pramono Anung ditarik dari kabinet, hal ini akan menjadi sinyal bahwa PDIP tidak lagi berada bawah bayang-bayang Jokowi.
PDIP, lanjutnya, diyakini tidak akan mengambil sikap konfrontasi. Sebab, hal itu akan merugikan suara partai.
BACA JUGA:
Sakit Hati! PDIP Sindir Keras Jokowi: Diawali dengan Blusukan, Diakhiri dengan Tusukan

Sesi foto bersama Presiden Jokowi (kiri), Megawati (tengah) dan Ganjar Pranowo dalam pengumuman Capres PDIP pada Jumat, 21 April 2023-@pdiperjuangan-instagram