Penduduk Israel Dibantai 700 Warga Tewas, Abu Janda Sebut Hamas Terorisme

fin.co.id - 10/10/2023, 09:26 WIB

Penduduk Israel Dibantai 700 Warga Tewas, Abu Janda Sebut Hamas Terorisme

Permadi Arya alias Abu Janda (Instagram)

 “Ini adalah pagi kekalahan dan penghinaan terhadap musuh kita, tentaranya dan permukiman,” katanya dalam pidatonya.  

“Apa yang terjadi menunjukkan kehebatan persiapan kami. Apa yang terjadi hari ini menunjukkan kelemahan musuh.”

Mayat warga sipil Israel berserakan di jalan-jalan Sderot di Israel selatan, dekat Gaza, dikelilingi pecahan kaca. Mayat seorang wanita dan seorang pria tergeletak di kursi depan mobil.

 “Saya keluar, saya melihat banyak mayat teroris, warga sipil, mobil ditembak. Lautan mayat, di dalam Sderot sepanjang jalan, tempat-tempat lain, banyak mayat,” kata seorang warga Israel yang ketakutan Shlomi melalui telepon dan siaran langsung TV

BACA JUGA:

Di Gaza, asap hitam dan api oranye membubung ke langit dari sebuah menara tinggi yang terkena serangan balasan Israel.  

Kerumunan orang yang berkabung membawa jenazah militan yang baru terbunuh melalui jalan-jalan, dibungkus dengan bendera hijau Hamas.

Korban tewas dan terluka di Gaza dibawa ke rumah sakit yang rusak Indonesia penuh sesak karena kekurangan pasokan dan peralatan medis.  

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan 232 orang tewas dan sedikitnya 1.700 orang terluka.

Jalanan sepi, kecuali ambulans yang melaju menuju lokasi serangan udara. Israel memutus aliran listrik, membuat kota Gaza gelap gulita.

BACA JUGA:

Amerika Dukung Israel. 


Api dan asap membubung di menara apartemen Palestina menyusul serangan udara Israel di Kota Gaza, Sabtu, 7 Oktober 2023. Hamas membalas dengan menembakkan ribuan roket ke Israel (Foto AP/Adel Hana)--

Admin
Admin
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca