“Ini adalah pagi kekalahan dan penghinaan terhadap musuh kita, tentaranya dan permukiman,” katanya dalam pidatonya.
“Apa yang terjadi menunjukkan kehebatan persiapan kami. Apa yang terjadi hari ini menunjukkan kelemahan musuh.”
Mayat warga sipil Israel berserakan di jalan-jalan Sderot di Israel selatan, dekat Gaza, dikelilingi pecahan kaca. Mayat seorang wanita dan seorang pria tergeletak di kursi depan mobil.
“Saya keluar, saya melihat banyak mayat teroris, warga sipil, mobil ditembak. Lautan mayat, di dalam Sderot sepanjang jalan, tempat-tempat lain, banyak mayat,” kata seorang warga Israel yang ketakutan Shlomi melalui telepon dan siaran langsung TV
BACA JUGA:
- 700 Warganya Tewas Ratusan Lainnya Ditahan, Israel Resmi Umumkan Perang dengan Hamas!
- Aksi Demo Tandingan di New York City, Pendukung Palestina dan Pendukung Israel Baku Hantam
Di Gaza, asap hitam dan api oranye membubung ke langit dari sebuah menara tinggi yang terkena serangan balasan Israel.
Kerumunan orang yang berkabung membawa jenazah militan yang baru terbunuh melalui jalan-jalan, dibungkus dengan bendera hijau Hamas.
Korban tewas dan terluka di Gaza dibawa ke rumah sakit yang rusak Indonesia penuh sesak karena kekurangan pasokan dan peralatan medis.
Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan 232 orang tewas dan sedikitnya 1.700 orang terluka.
Jalanan sepi, kecuali ambulans yang melaju menuju lokasi serangan udara. Israel memutus aliran listrik, membuat kota Gaza gelap gulita.
BACA JUGA:
- Pemerintah RI Upayakan Evakuasi WNI yang Terdampak Perang Hamas-Israel
- Ketum PBNU Minta Hentikan Perang Israel Palestina yang Tewaskan Ratusan Korban
Amerika Dukung Israel.

Api dan asap membubung di menara apartemen Palestina menyusul serangan udara Israel di Kota Gaza, Sabtu, 7 Oktober 2023. Hamas membalas dengan menembakkan ribuan roket ke Israel (Foto AP/Adel Hana)--