News . 10/10/2023, 09:26 WIB
"Ada orang yang RASIS ke Yahudi anggap penculikan pembunuhan anak-anak Yahudi dan manula ini sebagai perjuangan kemerdekaan" kata Abu Janda.
"Perjuangan kemerdekaan Indonesia dulu tidak pernah bantai wanita, manula dan anak anak. Yahudi dan cuma orang-orang tolol yang anggap pembantaian biadap sebagai perjuangan kemerdekaan" pungkasnya.
BACA JUGA:

Rudal Hamas hantam kota-kota Israel--Istimewa
Israel dan Palestina kembali memanas dengan adanya saling balas serangan yang terjadi pada Sabtu 7 Oktober 2023 kemari.
Pasukan Palestina Hamas mengamuk di sejumlah kota Israel hingga menewaskan sekitar 700 orang Israel serta menangkap puluhan lainnya untuk dijadikan tawanan perang.
Lebih dari 230 warga Palestina di Gaza juga tewas setelah Israel membalas serangan Hamas dengan balasan yang paling menghancurkan.
Perang ini disebut-sebut yang paling mematikan dalam sejarah ketegangan Israel dan Hamas sejak 50 tahun terkahir.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengancam akan melakukan serangan balik yang mematikan ke Palestina.
“Kami akan melakukan pembalasan besar-besaran atau hari kelam ini,” kata Benjamin Netanyahu dilansir Reuters, Minggu 8 Oktober 2023.
"Hamas melancarkan perang yang kejam dan jahat. Kita akan memenangkan perang ini, namun akibatnya terlalu berat untuk ditanggung,” katanya.
“Hamas ingin membunuh kita semua. Ini adalah musuh yang membunuh ibu-ibu dan anak-anak di rumah mereka, di tempat tidur mereka. Musuh yang menculik orang tua, anak-anak, gadis remaja," ungkap Netanyahu.
Sementara itu, Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh mengatakan serangan yang dimulai di Gaza akan menyebar ke Tepi Barat dan Yerusalem.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id