Produk susu juga dapat menggunakan pewarna karmin. Pewarna ini dapat ditemukan pada berbagai jenis produk susu, seperti susu, yogurt, dan keju.
Produk daging
Produk daging juga dapat menggunakan pewarna karmin. Pewarna ini dapat ditemukan pada berbagai jenis produk daging, seperti sosis, ham, dan daging sapi panggang.
Produk bakery
Produk bakery juga dapat menggunakan pewarna karmin. Pewarna ini dapat ditemukan pada berbagai jenis produk bakery, seperti kue, roti, dan biskuit.
Selain makanan dan minuman, pewarna karmin juga dapat digunakan dalam berbagai produk lainnya, seperti kosmetik, obat-obatan, dan tekstil
Keamanan Pewarna Karmin
Karmin adalah pewarna yang aman untuk dikonsumsi. Pewarna ini telah dinyatakan aman oleh FDA (Food and Drug Administration) Amerika Serikat dan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) Indonesia.
Namun, ada beberapa orang yang mungkin memiliki alergi terhadap pewarna karmin. Gejala alergi pewarna karmin dapat berupa ruam kulit, gatal-gatal, dan reaksi anafilaksis.
BACA JUGA:
- Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama Jawa Timur Haramkan Karmin Sebagai Pewarna Makanan
- Nahdlatul Ulama: Artificial Intelligence AI Haram Jika...
KH. Marzuki Mustamar: Karmin Haram

Karmin dan Cochineal bahan pewarna makanan--
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PBNU) Jawa Timur melalui badan otonom Lembaga Bahtsul Masail (LBM), menegaskan bahan karmin najis.
Artinya, bahan kimia olahan itu haram dikonsumsi karena dinilai bertentangan dengan kaidah-kaidah hukum Islam.