Catatan Dahlan Iskan . 09/09/2023, 06:00 WIB
Dahlan Iskan = 11 Wah itu lebih bagus lagi, biasanya yang juara disebut nomer 1 kan. Itu nomer 1 nya sampai dobel. Dua biji. Pantesan Jawa Pos dibuatnya jadi dari nomer buntut jadi nomer 1. Jawa Pos = 7 ketambahan unsur 1 wah ...jadi angka 8 yang direbahkan jadi simbol "infinity" atau ketidakterbatasan. Ditambah dobel 11, jadi 9 , plit-komplitlah !! Tinggalnya juga di Sakura Regency. Sakura = 6 ketambahan dobel 11 jadi = 8 Regency = 7 ketambahan double 1 = jadi 9 Wah plit-komplit lagi. Pantesan tabungan banyak, makan Wang Bu Liau tak perlu beli, Tupai King sekardus dianteri. Luar biasa...... #Edisi angkat dikit
Jawa, Sumatera, Kalimantan, Kepulauan Riau, Bali, NTB-NTT, Sulawesi, Kep Halmahera , Papua = 9 Walisongo = 9 Bulan Ramadhan = bulan ke -9 Di ajaran Budha dan Hindu , nomer 9 juga menyiratkan arti khusus. Di Jakarta bahkan ada Thamrin Nine . Coba deh cek itu nomer plat 99,999,9999 bayarnya berapa. Indonesia itu nama yang mewah. Kok mau di ganti. Indonesiaraya= 13 huruf jumlahnya. Friday the 13th Celaka tiga belas Shio Kuching = urutan 13 Kalo mau aya-aya wae saya juga bisa. Cuma saya tak bisa cetak buku aja.
Selamat sore para perusuh.Maaf baru menyapa.Hari ini kerja sangat berat.Proyek saya di audit.Jadi tidak bisa membaca disway.Semoga baik baik saja.Tidak ada KELEBIHAN BAYAR.Bisa panjang urusannya .Mari berusaha menjadi JUJUR.Di saat semua berusaha untuk tidak Jujur.Nama Indonesia sudah sangat baik.Percuma ganti nama kalau perilaku buruk tidak di ubah.Perilaku Korup kita di atas Timor Leste.
Sekian tahun lalu di Singapura, saya cari cari apartemen yang bisa disewa. Sampailah ke sebuah apartemen. Pertimbangan saya pilih tempat tsb. cuman 2 : murah dan strategis dekat food court. Maklum makan adalah kebutuhan utama. Usut punya usut, si landlord marah marah curhat ke saya. "Not good ya. Saya bersihkan itu tempat sampai 1 week". Usut punya usut, ternyata tenant sebelumnya adalah orang India. Rupanya mungkin tiap hari dia masak kari India. Baunya sampai lengket di tembok dan lantai tak kenal hilang. Landlord saya ini bilang, next time I will not take Indian. Wkwkwk...sukur kowe wong India. Dia nggak tahu kalau saya hobinya lebih heboh. Dari masak petai, sambal goreng sampai durian.
Salah saru Lagu Wajib Nasional, ada yang barjudul "Dari Sabang Sampai Merauke" ciptaan R Suhardjo. Pada awalnya udul lagu tsb adalah "Dari Barat Sampai ke Timur", yg kemudian pada tahun 1962 diubah judulnya menjadi sebagaimana yàng sekarang itu. Selain oerubahan judul, ada juga perubahan lain pada "Aku Berjanji Padamu", dari yang sebelumnya "Aku Bersumpah Padamu". Saya masih ingat, saat itu seluruh murid berkumpul di halaman SR, dan Bapak Màntri Guru (Kepala Sekolah), menyampaikan pengumuman perubahan itu. Saat masih imut,blass ga ngerti
Ketika Indonesia jadi tuan rumah G20 Summit 2022 di Bali tahun lalu media di luar sepakat berkomentar bahwa Indonesia telah membuat standar yang tinggi untuk penyelenggaraan konvensi international. Even yang digelar di The Apurva Kempinski dengan slogan "Recover Together, Recover Stronger" memang membuat wartawan luar negeri takjub. Tuan rumah G20 Summit tahun berikutnya mau tak mau harus mengikuti standar yang sama. Atau mungkin lebih tinggi lagi. G20 Summit 2023 akan digelar 9-10 besok. Venue yang digunakan adalah bangunan baru. Benar-benar "anyar gres". Masih dibungkus plastik, gampangnya ngomong. Baru selesai Juli kemarin. Bangunan baru itu bernama Bharat Mandapam IECC -- International Exhibition-cum-Convention Centre. Dan itu milik pemerintah India. Kalau manteman pernah ke New Delhi pasti pernah ke India Gate, landmark yang ada di pusat kota, kayak Monas bagi Jakarta. Nah, Bharat Mandapam itu lokasinya di arah timur laut Gerbang India itu. Terlepas dari venue yang megah dan "masih dibungkus plastik" itu, New Delhi benar-benar dipercantik demi G20 Summit 2023. Sayangnya slogan G20 Summit 2023 yang berbunyi "One Earth, One Family, One Future" justru mengorbankan rakyat jelata. Mereka digusur tanpa diberi alternatif hunian baru. Akhirnya tinggal di tenda-tenda. Itupun dilarang mendirikan tenda di tempat yang mungkin dilewati delegasi dari luar India. Pokoknya agar New Delhi kelihatan "perfect" di mata delegasi mancanegara.
Jika diolah2 ke berbagai dialeg maka kata Bharat bisa berbunyi "Bhorat", "Bharas", "Bhoras". Di Sumatera banyak dialeg Melayu untuk kata beras: boras, baras. Cocoklah India berubah jadi Bharat. Agar beberapa dialeg di Sumatera mengingat Bharat ini sebagai Baras lalu Baras lalu Beras. Mana tahu ada pengaruhnya bagi Pemerintah Indonesia melupakan impor beras dari Bharat. Karena (seperti yg dikatakan Prof. Dwi Andreas, guru besar IPB) Indonesia selalu bersolusi impor jika cadangan beras menipis, padahal harusnya menggenjot petani dalam negeri sejak awal.
Nama India tak selalu terkait dgn penjajahan Inggris.Bahkan ada sejarawan berpendapat.Nama India sudah ada ber-abad2 yll.Hal ini terkait dgn lembah Indus yang ada di bagian barat laut India. Selain itu orang2 Yunani jaman dulu yg datang ke India menyebut wilayah tenggara sungai Indus sebagai India. Tapi ya terserahlah.Arep diganti Bharat kek,Thimur kek,Lhor kek,Khidul kek.Lha wong iku negara2ne dhewe. Sing penting Indonesia aja diganti Konoha utawa Wakanda.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id