BACA JUGA:
- Rocky Anjingku Viral: Dia Dungu dan Caper Sekali! Nyindir Rocky Gerung?
- Panglima Jilah Suku Dayak Datangi Bareskrim Minta Rocky Gerung Diadili: Presiden Itu Simbol Negara!
Islah Bahrawi melanjutkan, peran keilmuan agama para pemuka agama yang terlibat dalam politik, akan ditinggalkan dan lebih berpihak kepada kepuasan orientasi politik yang dihubungkan dengan metafisik ketimbang terlibat dalam diskursus keilmuan sains-teologisme.
"Jadi jangan heran jika belakangan ini banyak generasi muda lebih menikmati buku-buku Stephen Hawking atau Richard Dawkins. Mereka dianggap lebih mengakomodasi rasionalitas berfikir dan selaras dengan peradaban manusia," ujar Islah Bahrawi.
Dia bilang, dalam Islam misalnya, kitab-kitab tafsir tentang sains-teologisme banyak sekali.
Misalnya "At-Tahrir wa at-Tanwir" yang ditulis oleh Syaikh Tahrir ibnu 'Asyur, yang kurang lebih sama penjabarannya dengan "Big Bang Theory"-nya Hawking. (*)