"Jadi jangan heran jika belakangan ini banyak generasi muda lebih menikmati buku-buku Stephen Hawking atau Richard Dawkins. Mereka dianggap lebih mengakomodasi rasionalitas berpikir dan selaras dengan peradaban manusia," paparnya.
Islah Bahrawi menerangkan dalam Islam misalnya, kitab-kitab tafsir tentang sains-teologisme banyak sekali.
Misalnya "At-Tahrir wa at-Tanwir" yang ditulis oleh Syaikh Tahrir ibnu 'Asyur, yang kurang lebih sama penjabarannya dengan "Big Bang Theory"-nya Hawking.
BACA JUGA:
- Rocky Anjingku Viral: Dia Dungu dan Caper Sekali! Nyindir Rocky Gerung?
- Benny Ramdhani: Rocky Gerung Tidak Berdiri Sendiri, Ada 3 Operasi Besar yang Dikerjakan, Targetnya Jokowi
SEHARUSNYA ...
— ROMEO (@RomeoWalker19) August 29, 2023
Diselidiki & Dipastikan Ada Apa ?
Krn Sudah Menyesatkan & Bukan Hanya Sekali Seperti Ini https://t.co/4awGwoVCKW pic.twitter.com/Mahq5tI0dD
Sudah sering saya suarakan dimana-mana. "Ketika figur-figur pemuka agama lebih sibuk berpolitik, Atheisme akan menjadi agama baru." Rocky Gerung pun dianggap sebagai Rasulullah, karena sejalan dengan orientasi politiknya.
— Islah Bahrawi Official (@islah_bahrawi) August 28, 2023
Peran keilmuan agamanya ditinggalkan dan akan lebih… pic.twitter.com/eN2fcr4vVv