Lifestyle . 13/08/2023, 11:29 WIB
Mukjizat ini terjadi ketika Nabi Ibrahim sudah dewasa dan berani melawan Raja Namrud yang mengaku sebagai tuhan dengan membakar patung-patung atau berhala yang menjadi sesembahan kaumnya.
Karena itu, raja Namrud murka dan memerintahkan para pengawalnya untuk menangkap Nabi Ibrahim dan memasukkannya ke dalam api yang sangat besar dan panas.
Namun, atas izin Allah, api tidak sanggup membakar Nabi Ibrahim.
Bahkan, api menjadi dingin dan damai bagi beliau.
Ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan mukjizat ini adalah surat Al-Anbiya ayat 68-69 dan surat Ash-Shaffaat ayat 97-98.
Mukjizat ini terjadi ketika Nabi Ibrahim sedang berada di Makkah bersama putranya, Nabi Ismail.
Mereka berdua sedang membangun Ka’bah atas perintah Allah.
Saat itu, ada sekelompok orang kafir yang datang ke Makkah dan menantang Nabi Ibrahim untuk membuktikan kenabian dan kerasulannya dengan melakukan sesuatu yang luar biasa.
Maka, dengan izin Allah, Nabi Ibrahim menunjuk ke arah bulan purnama dan berkata: “Dengan nama Allah Yang Maha Kuasa”. Lalu, bulan pun terbelah menjadi dua bagian.
Ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan mukjizat ini adalah surat Al-Baqarah ayat 127 dan surat Al-An’am ayat 75-76.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id