- Diduga Mencoba Membegal Pengendara Motor, Pengamen Badut Membawa Celurit Ditangkap Warga di Bekasi
- Arman Maulana Jadi Korban Begal di Babelan Bekasi saat Pulang Kerja
"Perlu (ditembak) tapi ada langkahnya, kalau tak bisa (saat ini) ya kita ubah daruratnya, kan darurat sipil itu pemberlakuannya nanti panjang urusannya," ungkap dia.
Edy juga menyebut kondisi Kota Medan saat ini sudah membaik.
"Kebetulan kotanya di Medan dan saat itu beruntun tapi sekarang sudah terselesaikan," katanya.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa juga sempat menyampaikan, anak buahnya telah menembak mati seorang terduga pelaku pembegalan karena dia melakukan perlawanan saat akan ditangkap di kawasan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Namun, pernyataan Bobby dan Kapolrestabes tersebut mendapat kritikan dari organisasi dan pegiat HAM.
Wakil Direktur LBH Medan Muhammad Alinafiah Matondang mengatakan pernyataan Bobby yang meminta dan bahkan mengapresiasi penembakan mati terduga begal di luar jalur hukum seperti "menebarkan dan menyerukan aksi preman jalanan".
Atas kritik itu, Bobby Nasution menjawab, "Kena marah ya saya. Saya mewakili begal, terima kasih," katanya sambil tersenyum saat menghadiri Rakernas APEKSI di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, (12/7).