Lifestyle . 20/07/2023, 07:00 WIB
BACA JUGA:
Phisher cenderung mencoba menakut-nakuti korban untuk mengambil tindakan dengan cepat. Mereka mungkin mengancam akan menutup akun Anda atau menyatakan bahwa ada transaksi mencurigakan yang harus segera dikonfirmasi. Tujuannya adalah agar Anda terburu-buru dan tidak memeriksa dengan cermat tautan atau email yang mereka berikan.
Aplikasi phishing sering kali tidak tersedia di toko aplikasi resmi seperti Google Play Store atau App Store Apple. Mereka mungkin mengharuskan Anda untuk mengunduh berkas APK atau melakukan instalasi dari sumber yang tidak dikenal. Hindari mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak terpercaya.
Aplikasi phishing mungkin meminta izin akses yang tidak lazim atau tidak relevan untuk fungsi aplikasi yang dijanjikan. Misalnya, aplikasi perbankan tidak seharusnya meminta izin untuk mengakses kamera atau pesan teks.
Sebelum mengunduh aplikasi apa pun, selalu cek ulasan dan penilaian pengguna di toko aplikasi. Jika ada banyak ulasan negatif atau penilaian rendah, itu bisa menjadi indikasi bahwa aplikasi tersebut tidak tepercaya.
Periksa pengembang aplikasi sebelum menginstalnya. Jika pengembang tidak dikenal atau tidak memiliki riwayat aplikasi lain yang dikenal, ada kemungkinan besar itu adalah aplikasi phishing.
Penting untuk selalu waspada terhadap ancaman phishing dan tidak mengklik tautan atau mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak tepercaya.
Saat berurusan dengan informasi keuangan atau data pribadi, pastikan Anda selalu berkomunikasi dengan situs resmi atau aplikasi yang telah diverifikasi.
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id