Sayangnya, Sony LinkBuds belum mendukung teknologi wireless charging, sehingga harus menggunakan kabel. Tak seperti smartphone flagship-nya, masih disertakan kabel pengisi daya di dalam paket penjualannya. Walaupun kamu juga bisa pakai kabel smartphone masa kini.
BACA JUGA:
- Sony Resmi Kenalkan Kamera Vlogging ZV-1 II, Cek Fitur dan Ketersediaan Harga di Sini
- Review HP Oppo Find X6 Pro, Punya Sensor Setara Kamera Sony
5. Kualitas Audio
Tiap earbud pada Sony LinkBuds didukung dengan driver berukuran 12mm, bisa dibilang di atas rata-rata. Sony juga membawa Integrated Processor V1 dari TWS versi premium-nya, untuk memastikan detail yang lebih tinggi dan lebih minim distorsi. Sementara untuk codec tertinggi, baru sampai AAC saja, belum mendukung LDAC atau aptX.
Lewat aplikasi, pengguna juga bisa mengatur equalizer sesuai selera, serta mengaktifkan fitur Digital Sound Enhancement Engine (DSEE). Fitur tersebut bisa meningkatkan kualitas audio yang umumnya terkompresi saat “dipancarkan” lewat sambungan Bluetooth.
Untuk sebuah earphone harga Rp 2 jutaan, fitur yang ditawarkan Sony LinkBuds tergolong berlimpah, meski tanpa ANC.
Karena desainnya yang dirancang supaya pengguna bisa tetap nyaman berinteraksi dengan dunia luar, bahkan sambal mendengarkan musik. Jadi bisa dibilang kalau aksesori yang satu ini bukan untuk semua orang.