Nomor Kartu Peserta Jamsostek (KJP) atau Nomor Kartu BPJS TK
Tempat Tanggal Lahir Pekerja
Nama Ibu Kandung Pekerja
BACA JUGA:Berikut Cara Daftar BPJS Kesehatan Online Terbaru 2023
Riwayat Pekerjaan: Bagian ini diisi dengan kapan mulai bekerja, kapan berhenti, nama pemberi kerja/perusahaan, dan alamat perusahaan yang memberi pekerjaan. Anda bisa menambahkan sesuai nomor apabila pekerja pernah bekerja di lebih dari satu perusahaan.
Alamat Email: Isi dengan alamat email Anda sebagai pihak yang mengajukan permohonan klaim dana JHT.
B. Dengan Ini Mengajukan Permintaan Jaminan Hari Tua karena:
Pada formulir ada kolom SEBAB KLAIM, maka silakan Anda beri tanda centang dengan kriteria atau alasan saldo JHT ingin Anda tarik. Berikut ini alasan penarikan:
BACA JUGA:4 Cara Cek Tagihan BPJS Kesehatan Lewat HP, Gampang Banget
- Sudah mencapai usia 56 tahun
- Akan meninggalkan wilayah Republik Indonesia bagi anda pekerja asing (WNA)
- Akan pindah dan meninggalkan tanah air bagi warga negara Indonesia (WNI).
- Pekerja mengalami cacat total permanen.
- Pekerja sudah meninggal dunia.
- Anda sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan lebih dari 10 tahun, dan ingin mencairkan dana JHT sebesar 10 persen.
- Anda sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan lebih dari 10 tahun, dan ingin mencairkan dana JHT sebesar 30 persen.
- Resign atau mengundurkan diri sebelum pensiun.
- Anda terkena PHK, atau masa kontrak kerja telah berakhir, atau pensiun sebelum usia 56 tahun.
BACA JUGA:Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Mudah dan Cepat
Di sebelah kanan kolom SEBAB KLAIM, ada nomor-nomor dokumen persyaratan pencairan JHT untuk masing-masing kriteria.
Berikut ini urutan nomor dokumen persyaratan pencairan dana JHT:
- Kartu BPJS Ketenagakerjaan atau KPJ asli.
- Fotokopi KTP bagi WNI, atau fotocopy paspor bagi WNA, beserta aslinya.
- Fotokopi KK bagi WNI beserta aslinya.
- Fotokopi surat keterangan masih aktif bekerja dari perusahaan, beserta aslinya.
- Fotokopi keterangan berhenti bekerja dari perusahaan dengan aslinya. Atau bagi peserta BPU, surat pernyataan tidak punya aktivitas usaha.
- Fotokopi surat keterangan mencapai usia 56 tahun dari perusahaan, beserta aslinya.
- Fotokopi perjanjian kontrak kerja, atau surat keterangan habis kontrak, beserta aslinya. Atau keterangan PHK dari perwakilan pemerintah RI/pelaksana penempatan/perusahaan TK untuk PMI.
- Fotokopi penetapan PHK dari Pengadilan Hubungan Industrial (PHI)
- Fotokopi surat keterangan pensiun beserta aslinya.
- Fotokopi Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) bagi WNA dengan aslinya.
- Surat pernyataan tidak bekerja di Indonesia lagi bagi WNA, atau bagi WNI yang ingin meninggalkan Indonesia dan beralih kewarganegaraan.
- Surat keterangan cacat total tetap dari dokter.
- Dokumen kredit perumahan.
- Fotokopi KTP (WNI) atau paspor (WNA) ahli waris dengan aslinya.
- Fotokopi kartu keluarga ahli waris (WNI) beserta aslinya.
- Fotokopi akta Kematian atau surat keterangan meninggal dunia dari Rumah Sakit/Polisi/Kelurahan/Instansi terkait, beserta aslinya.
- Fotokopi surat keterangan ahli waris dengan aslinya.
- Fotokopi buku rekening.
BACA JUGA:Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online, Bisa dari PC atau HP