"Kami lebih baik menganggur, karena cuaca kurang bersahabat itu dan bisa mengalami kecelakaan laut,"kata Ano.
BACA JUGA:Waspada Potensi Gelombang Tinggi 5 Meter di Dua Perairan Ini, Berlaku 24-25 Desember
Begitu juga nelayan lainnya, Sumardi mengaku bahwa saat ini nelayan di pesisir selatan Banten atau Samudera Hindia tidak melaut, selain cuaca ekstrem dengan ketinggian gelombang mencapai empat meter dan tiupan angin bergerak dari arah barat laut dan kecepatan 35 knot/jam.
Selain itu juga tangkapan ikan di sini tidak ada, sehingga para nelayan tidak melaut.
"Kami selama sepekan terakhir tidak melaut, karena cuaca buruk itu," katanya.
BACA JUGA:Waspada Bagi Warga dan Wisatawan, Gelombang Tinggi 6 Meter Terjang Perairan Indonesia
Sementara itu, Kepala Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Binuangeun Kabupaten Lebak Ahmad Hadi mengatakan nelayan di sini sekitar 3.600 jiwa tersebar di 11 tempat pelelangan ikan (TPI) tidak melaut akibat cuaca buruk.