Infrastruktur

Alhamdulillah, 185 KK Korban Badai Siklon di Bima Dapat Rumah Tetap dari Kementerian PUPR

fin.co.id - 27/12/2022, 17:57 WIB

Rumah perumahan (dok. Humas Perumahan)

JAKARTA, FIN.CO.ID -- Sebanyak 185 kepala keluarga (KK) korban badai siklon di Bima, Nusa Tenggara Barat, dapat rumah khusus dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). 

Direktorat Jenderal Perumahan telah menyelesaikan pembangunan 185 rumah khusus hunian tetap pasca Bencana Badai Siklon Tropis Seroja di Kabupaten Bima. 

BACA JUGA: Jokowi Bangun 5 Bendungan di Jawa Barat, Ridwan Kamil: Terima Kasih Pak Presiden, Jabar Lumbung Padi Nasional

Pembangunan rumah khusus tersebut menggunakan teknologi rumah instan sederhana sehat (RISHA) dengan tipe 36 dan dibangun di atas lahan seluas 108 meter persegi serta saat ini sudah siap untuk dihuni.

"Kami telah menyelesaikan pembangunan 185 unit rumah khusus di Bima. Kami harap masyarakat yang terdampak badai siklon seroja di Bima ini bisa segera menghuni rumah khusus ini,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto saat meninjau hasil pembangunan Rusus di Bima, Nusa Tenggara Barat, Selasa 27 Desember 2022, dikutip dari keterangan tertulisnya. 

Iwan menerangkan, pembangunan rumah khusus ini merupakan kolaborasi antar unit organisasi Kementerian PUPR khususnya yakni Direktorat Jenderal Perumahan dengan pembangunan rumah khusus dengan Direktorat Jenderal Cipta Karya dengan program pembangunan infrastruktur dasar permukiman di Kabupaten Bima seperti pembangunan jalan lingkungan dan penyediaan air bersih. 

“Pembangunan Rusus ini dilaksanakan Kementerian PUPR agar masyarakat bisa segera menghuni rumah yang layak,” tandasnya. 

BACA JUGA: Jokowi Resmikan Bendungan Sadawarna di Subang Jawa Barat, Ini Manfaatnya Bagi Masyarakat

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Nusa Tenggara I Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Rini Dyah Mawarty menerangkan, lokasi pembangunan 185 rumah khusus dilaksanakan di Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat di atas lahan seluas 24.600 meter persegi. 

Kementerian PUPR juga menyediakan fasilitas umum lainnya seperti balai warga, pos jaga, mushola dan ruang terbuka hijau.

Rini menjelaskan, spesifikasi bangunan rumah khusus tersebut adalah tipe 36 dan luas tanah 108 meter persegi.  Pembangunannya menggunakan teknologi panel RISHA dengan fasilitas antara lain dua kamar tidur,  kamar mandi,  dapur dan  ruang keluarga.

“Kami berharap pemerintah daerah dapat menyelesaikan proses pendataan dan verifikasi calon penghuni agar Rusus ini bisa segera dihuni oleh masyarakat yang menjadi korban terdampak bencana Badai Siklon Tropis Seroja kabupaten Bima,” tandasnya. 

BACA JUGA: Kabar Gembira! 200 KK Korban Gempa Cianjur Direlokasi Dapat Bantuan RISHA Senilai Rp150 Jutaan

Salah seorang warga penghuni rumah khusus, Mohammad mengaku dirinya dan keluarga sangat senang saat mengetahui adanya bantuan dari Kementerian PUPR berupa rumah khusus ini sudah selesai dibangun. 

Saat ini keluarganya juga sudah mulai menempati dan mengaku nyaman bisa tinggal di rumah bantuan pemerintah tersebut. 

Admin
Penulis