Dijelaskannya, Kodepos digunakan untuk mengklasifikasikan pemetaan wilayah.
Sistem pengkodean ini merupakan solusi dari banyaknya nama jalan maupun wilayah yang memiliki kesamaan.
Di Indonesia Kodepos terdiri daari 5 digit angka, digit pertama menentukan zona pos, digit kedua dan ketiga merupakan kode kabupaten/kota, digit keempat merupakan kode kecaamatan, dan digit kelima merupakan kode desa atau kelurahan.
"Suatu daerah yang sudah memiliki Kodepos menandakan bahwa daerah tersebut merupakan wilayah resmi NKRI," jelasnya.
BACA JUGA:BNPP: Fokus Pembangunan Fasilitas 12 Pospamtas di Pulau Kecil Perbatasan
Terkait jumlah yang diterbitkan dan soal distribusi, Faizal menyebut bahwa distribusi prangko ini sama dengan distribusi prangko seri lainnya dan disebar ke seluruh kantorpos di tanah air dan ke 195 negara anggota UPU (Badan PBB yang mengelola perposan).