Viral . 19/11/2022, 21:40 WIB
Sementara ini, beber Karyaman, baru satu orang pelaku perundungan di SMP Plus Baiturrahman.
“Mungkin yang jadi saksi juga bisa saja, hasil pengembangan nanti bisa jadi tersangka ke depannya,” tandas dia.
Seperti diketahui, belakangan ini terdapat video viral di meedia sosial Twitter tentang kasus perundungan siswa SMP, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat, 18 November 2022.
BACA JUGA: Indonesia Sukses Jalankan Presidensi G20, Pastikan Bermanfaat untuk Dunia
Dalam video itu terlihat seorang siswa laki-laki yang dipakaikan helm oleh temannya.
Ironisnya, setelah korban dipakaikan helm, pelaku menendang bagian kepala korban berkali-kali.
Hingga akhirnya, korban pingsa dan tergeletak di lantai.
Sayangnya, tak satupun teman korban yang mencoba menghentikan aksi tersebut.
BACA JUGA: LPSK Tolak Permintaan Hotman Paris: Fokus Saja Terhadap Teddy Minahasa
Padahal, lokasi kejadian berada di dalam kelas.
Untungnya, peristiwa itu diabadikan secara diam-diam oleh siswa lainnya.
Hasil rekaman video itu muncul pada sebuah unggahan di akun @salmandoang.
Akun itu menyebut perundungan terjadi di SMP Plus Baiturrahman, Bandung.
“Bullying di SMP Plus Baiturrahman, Bandung. Kejadian siang ini pada jam sekolah. Korban adalah keluarga kawan saya, dilarikan ke RS setelah pingsan. @disdik_bandung, @RESTABES_BDG,” tulis @salmandoang dikutip Sabtu, 19 November/2022.
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com