Desmond pun menyinggung dua mantan Kapolri yang tak hadir dalam pertemuan para eks Kapolri dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada 27 Oktober lalu.
Dia menilai keduanya merupakan sumber masalah menyeruaknya isu perang bintang.
BACA JUGA:Kasus Nyanyian Ismail Bolong ke Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, Ferdy Sambo Beri Komentar Singkat
"Kalau kita baca, kenapa para Kapolri, para mantan Kapolri tidak ngajak dua mantan kapolri lain? Berarti udah jelas dong, dua mantan kapolri yang tidak ikut adalah sumber masalahnya," katanya.
Diungkapkannya, kerusakan sistem di Polri saat ini disebabkan oleh dua eks Kapolri yang tak hadir dalam pertemuan dengan Listyo.
Dia pun menyebut pembentukan Satgassus Polri yang sempat dipimpin Ferdy Sambo sebelum dibubarkan.
BACA JUGA:'Nyanyian' Ismail Bolong Soal Mafia Tambang Didengar DPR, Mulyanto: Pemerintah Terkesan Melempem
Dikatakan politisi Gerindra ini, Satgassus dibuat oleh Tito Karnavian dan Idham Azis.
"Kalau kita telusuri Sambo, Sambo itu Satgassus. Siapa yang bikin satgassus? Ya Tito ya Idham," katanya.
"Kerusakan yang terjadi hari ini disebabkan dua kapolri yang nggak bagus itu loh. Yang mantan-mantan kapolri nggak mau ngajak mereka," ujarnya.
BACA JUGA:DPR Desak Pernyataan Ismail Bolong Ditindaklanjuti
Diketahui, Menko Pohukam Mahfud MD pernah menyinggung isu perang bintang terkait pernyataan Ismail Bolong yang menyebut nama Kabareskrim Komjen Agus Andrianto.
Pernyataan Ismail Bolong, mantan anggota Polresta Samarinda yang terlibat bisnis tambang ilegal di Kalimantan Timur.
Dalam pernyataannya, Ismail mengaku sempat memberikan uang hingga Rp6 miliar kepada Kabareskrim Komjen Agus Andrianto. Pernyataan itu belakangan diralat.
"Isu perang bintang terus menyeruak. Dalam perang ini, para petinggi yang sudah berpangkat bintang saling buka kartu truf. Ini harus segera kita redam dengan mengukir akar masalahnya," katanya, Minggu, 6 November 2022.