Internasional

Iran Bantah Mahsa Amini Dianiaya Usai Demo Anti Jilbab

fin.co.id - 20/10/2022, 09:26 WIB

UNJUK RASA di Capitol Hill, AS, 28 September 2022, mengecam kematian Mahza Amini setelah ditangkap aparat keamanan Iran karena tidak mengenakan jilbab. -Drew Angerer/Getty Images/AFP-

JAKARTA, FIN.CO.ID-  Kedutaan Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, menegaskan bahwa kematian Mahsa Amini bukan akibat kekerasan ataupun pemukulan.

Mahsa Amini merupakan aktivis wanita yang ditangkap saat mengikuti aksi demonstrasi terkait aturan wajib jilbab di Iran bulan lalu. 

Kabar beredar bahwa dia ditangkap dan dianiaya oleh polisi Iran hingga meninggal dunia.

Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Azad mengatakan, tidak ada tanda-tanda aniaya di jasad Mahsa Amini. 

"Sebanyak 19 ahli spesialis kedokteran hadir di Iran dan melakukan penyelidikan," kata Azad di Jakarta, Rabu 19 Oktober 2022 malam.

Dubes Azad, mengatakan, Amini meninggal bukan karena mengalami kekerasan maupun pukulan, melainkan yang bersangkutan memiliki jejak rekam penyakit otak. 

BACA JUGA: Guntur Romli Beri Tanggapan Tegas Atas Insiden Tewasnya Perempuan Iran Mahsa Amini Ikut Demonstrasi

BACA JUGA:Wartawan Senior CNN Batalkan Wawancara dengan Presiden Iran Karena Diminta Berjilbab

Pada tanggal 7 Oktober, Organisasi Kedokteran Forensik Iran menjelaskan bahwa kematian Amini bukan pukulan di kepala atau organ vital dan anggota tubuh. 

Dia meninggal akibat hipoksia serebral, gangguan irama jantung mendadak, penurunan tekanan darah, dan kehilangan kesadaran serta kekurangan oksigen ke otak.

Azad mengatakan, sebelum investigasi dan penyelidikan, media mainstream dari Amerika hingga Eropa memberitakan bahwa telah terjadi kekerasan atau pemukulan. Mereka menyampaikan sebelum investigasi apa pun.

Setelah insiden ini, kata Dubes, berbagai pejabat tinggi Republik Islam Iran, Pemimpin Agung, kepala dari pihak kekuasaan, eksekutif, yudikatif, dan legislatif, serta Kejaksaan Agung mengambil tindakan.

BACA JUGA: Tolak Mengenakan Jilbab, Wanita Iran Tewas Setelah Ditangkap Polisi Susila

BACA JUGA:Protes Kewajiban Berhijab, Wanita-Wanita Iran Keluar Rumah dan Bakar Jilbab

"Presiden juga menelepon keluarga Amini. Investigasi selama 1 bulan dan akhirnya ditemukan apa yang sebenarnya terjadi dengan Amini," katanya.

Admin
Penulis
-->