WHO Sebut Masyarakat Butuh Keseimbangan dan Kesejahteraan Mental Akibat Pandemi Covid-19

fin.co.id - 10/10/2022, 19:31 WIB

WHO Sebut Masyarakat Butuh  Keseimbangan dan Kesejahteraan Mental Akibat Pandemi Covid-19

Logo WHO. (ist)

BACA JUGA: Demokrat Belum Tentukan Koalisi, AHY Sebut Masih Berinteraksi dengan NasDem dan PKS

Terutama bagi negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Sebelumnya, pakar kesehatan memprediksi Pandemi Covid-19 akan segera berakhir. 

Prof. Zubairi Djoerban, dokter spesialis penyakit dalam subspesialis hematologi onkologi medik memprediksi, Indonesia akan segera memasuki masa endemi meski jumlah kasus harian Covid-19 saat ini masih tinggi.

"Sebetulnya bukan siap nggak siap, tapi bagaimanapun kehidupan harus berjalan," kata Zubairi Djoerban dikutip dari Antara.

BACA JUGA:Terungkap! Korban Tragedi Kanjuruhan Bukan dari Gas Air Mata, Polri: Penyebab Kematian Kekurangan Oksigen

Mengingat saat ini ada banyak negara yang telah melonggarkan berbagai pembatasan dalam menghadapi penularan Covid-19.

Zubairi Djoerban mengatakan, setiap negara memiliki kriteria masing-masing terkait kesiapan memasuki masa endemi Covid-19.

Zubairi Djoerban mengatakan, untuk memasuki masa endemi, Indonesia perlu menentukan seberapa besar tingkat penularan yang dapat ditolerir.

"Masing-masing negara termasuk Indonesia perlu menentukan sikapnya sendiri. Berapa besar penularan yang bisa kita terima. Apakah penularan sekarang ini bisa diterima, bagaimana mengatasi kondisi sekarang ini tanpa membebani negara, tanpa membebani sistem kesehatan nasional," katanya.

BACA JUGA:Penggerebekan Narkoba, Ipda Iwan Dicopot dari Jabatan, Politisi Nasdem Jalani Rehabilitasi

Mantan Ketua Satgas Covid-19 IDI ini mencatat, kasus harian Covid-19 di tanah air saat ini masih di atas 1.000 kasus.

Meski masih cukup tinggi, namun tingkat keterisian rumah sakit sudah rendah. Kemudian angka kematian juga rendah.

Diketahui, Indonesia mencatat sebanyak 1.831 kasus baru Covid-19, Kamis 6 Oktober 2022. Kasus aktif kini sebanyak 17.047 kasus.

Admin
Admin
Penulis

Penulis FIN.CO.ID