Inilah surat terbuka Komisi Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia kepada Ferdy Sambo

fin.co.id - 14/09/2022, 18:24 WIB

Inilah surat terbuka Komisi Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia kepada Ferdy Sambo

Ferdy Sambo, resmi tamat di institusi Polri setelah Presiden Jokowi menendatangani Keppres pemecatannya. (disway.id)

Perbuatan saudara membantu orang yang tidak mungkin menjadi mungkin adalah suatu perbuatan baik, tapi kurang tepat juga saudara mengorbankan kehidupan anak-anak saudara. 

Selamatkanlah kehidupan mereka dengan kejadian yang sesungguhnya.

Mengatakan yang benar bukanlah suatu pengkhianatan, tapi bila saudara tidak mau jujur maka sama saja saudara mengubur anak-anak saudara hidup-hidup yang anda miliki, sementara semua orang yang saudara bantu serta menikmati hasil bisnis saudara sekarang meninggalkan saudara sendiri, meskipun ada yang memberikan iming-iming dengan segala rayuan, ataupun harapan-harapan kosong.

(BACA JUGA:Kasus Ferdy Sambo Dapat Kritikan Keras dari Eks Komandan Kopassus: Saya Tabok Kepala Kapolri)

Tapi yang pasti saudara sendiri sekarang yang menjalani penderitaan, segalanya ditimpakan kepundak saudara, padahal semua menikmati hasil jerih payah saudara.

Sekarang teman-teman anda membuat pernyataan untuk menyelamatkan diri masing-masing tapi tidak mengembalikan kenikmatan yang sudah saudara berikan.

Sadarlah saudara bahwa saat ini saudara sudah ditinggal sendirian, bahkan beberapa orang yang saudara jadikan yang tidak mungkin menjadi mungkin, saat ini menyelamatkan diri agar tetap duduk dikekuasaannya, tapi mereka berpura-pura membantu saudara, padahal pada kenyataannya tujuan mereka mengubur anda hidup-hidup, sebab tidak ada lagi yang percaya dengan perkataan saudara saat ini.

Tapi bila saudara jujur sejujur-jujurnya saya berkeyakinan situasi akan berbalik, walaupun saudara telah melakukan kesalahan.

(BACA JUGA:Spekulasi Tiga Kapolda Campur Tangan Kasus Ferdy Sambo )

Secara jujur saya ingin membantu saudara untuk mengungkapkan apa sesungguhnya yang terjadi, karena saya tau sedikit banyak naskah ceritanya, dan tidak ada rasa takut dan khawatir saya untuk mengungkapkan semuanya, tapi kalau saya yang mengungkapkan, paling saya disanjung dan dianggap hebat, sementara saya tidak butuh itu, tapi bila saudara terbuka ke publik maka ceritanya akan berbalik atas tanggungjawab dan kejujuran saudara terhadap perbuatan khilaf yang saudara lakukan.

Hal tersebut akan mengembalikan marwah dan rasa percaya diri pada anak-anak saudara.

Maaf saya tidak sedang berkotbah atau menggurui saudara, tapi yang pasti saya mengetahui sisi baik yang telah saudara lakukan terhadap beberapa orang, dalam hal memberibantuan, menjadikan orang menjadi kaya, maupun menjadikan beberapa orang yang tidak mungkin menjadi mungkin, saudara berani berkorban demi ketentraman, dan tidak ragu untuk mengambil resiko, seperti yang saudara hadapi saat ini, terlepas bagaimana cara saudara menyelesaikan permasalahannya dan sumber dananya.

Saya berdoa agar saudara diberikan kesehatan, kesabaran, ketenangan bathin dan tawakal menghadapi situasi yang saudara alami.

(BACA JUGA:Ferdy Sambo Berpotensi Buka-Bukaan soal Personel Polri yang Terlibat Jaringan Mafia)

Sebagai wujud kepedulian saya terhadap kasus yang saudara hadapi saya hanya memiliki kemampuan untuk mendesak pemerintah agar membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) agar kasus yang saudara hadapi dituntaskan dengan baik, tanpa ada tekanan, sandiwara dan rekayasa.

Admin
Admin
Penulis

Penulis FIN.CO.ID