Harga LPG Non Subsidi Naik, Omset Agen Gas di Tangerang Menurun

fin.co.id - 18/07/2022, 14:50 WIB

Harga LPG Non Subsidi Naik, Omset Agen Gas di Tangerang Menurun

Agen LPG non subsidi di Kota Tangerang.

TANGERANG, FIN.CO.ID - Naiknya harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) non subsidi dikeluhkan oleh para agen gas di Kota Tangerang, Provinsi Banten.

Pasalnya, kenaikan harga gas LPG non subsidi yang siginifikan menyebabkan jumlah pembeli berkurang.

(BACA JUGA:Tahun Ajaran Baru, Siswa dan Guru di Kabupaten Tangerang Tetap Wajib Pakai Masker)

Kholip, salah seorang penjual gas non subsidi di Jalan Kisamaun, Tangerang, mengatakan, naiknya harga gas non subsidi sangat mempengaruhi omset penjualannya.

Menurutnya, sepekan sejak harga LPG non subsidi dinaikan omset penjualannya menurun hingga 50 persen.

"Harga tinggi membuat pembeli berkurang, sudah pasti berpengaruh terhadap omset penjualan," kata Kholip kepada FIN, Senin, 18 Juli 2022.

(BACA JUGA:Menurun Signifikan, Angka Pengangguran di Kabupaten Tangerang Tahun 2021 Tersisa 166 Ribu Orang)

Dia menjelaskan, saat ini harga LPG non subsidi ukuran 12 Kilogram dijual seharga Rp220 ribu. Naik Rp30 ribu dari harga sebelumnya Rp190 ribu.

Sedangkan harga LPG non subsidi ukuran 5 kilogram naik Rp10 ribu dari harga sebelumnya Rp90 ribu, kini dijual Rp100 ribu.

"Rata-rata per tabungnya segitu sekarang, ukuran 12 kilogram Rp220 ribu yang 5 kilogram Rp100 ribu," ucapnya.

(BACA JUGA:Pemkab Tangerang Gelar Job Fair Online 2022, Begini Caranya Daftarnya)

Diutarakannya, sebelum harganya naik dalam sehari dia bisa menjual hingga 100 tabung gas LPG non subsidi dalam sehari.

Tetapi saat ini dia mengaku hanya mampu menjual hingga 50 tabung saja dalam sehari.

"Merosot setengahnya, karena pengiriman juga jadi berpengaruh, pasokan dari agen di pusatnya juga berkurang," ujarnya.

(BACA JUGA:Jamaah Haji Asal Kabupaten Tangerang Mulai Dipulangkan Besok, Cek Jadwal Kedatangannya Disini)

Admin
Admin
Penulis

Penulis FIN.CO.ID