Polisi Geruduk Pesantren Anak Kyai Jombang, Para Santriwati Nangis Ketakutan

fin.co.id - 07/07/2022, 19:03 WIB

Polisi Geruduk Pesantren Anak Kyai Jombang, Para Santriwati Nangis Ketakutan

Video para santriwati menyaksikan polisi masuk ke pondok pesantren untuk tangkap anak Kyai Jombang

Pihaknya mengungkapkan polisi sengaja melakukan penyisiran di area pesantren seluas lima hektare tersebut guna mencari MSA, tersangka pencabulan santriwati.

"Kan pondok ini seluas lima hektare, kemudian bangunan banyak," kata Kombes Dirmanto.

"Kami hunting, periksa satu per satu bangunan di dalam. Sampai sekarang masih proses pencarian yang bersangkutan," sambungnya.

Terdapat puluhan orang yang berada di dalam pondok pesantren namun ternyata mereka bukan santri sehingga dibawa petugas untuk dimintai keterangan

(BACA JUGA:Wujudkan Transportasi yang Nyaman, PT KAI Lakukan Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual)

"Kami jaga kondisi di dalam agar situasi aman sehingga orang dari luar pondok kami sisir," ucap Kombes Dirmanto

"Kami periksa satu per satu. Kalau bukan orang pondok atau santri, kami bawa," sambungnya.

Pihaknya juga masih mencari MSA (42), anak kiai pengasuh pondok pesantren terkenal di Jombang, yang menjadi tersangka asusila tersebut.

Seluruh bangunan diperiksa petugas yang dikerahkan untuk menciduk tersangka tindakan asusila.

(BACA JUGA:Kemenag Cabut Izin Ponpes Shiddiqiyyah, Imbas Kasus Kekerasan Seksual yang Menimpa Santri)

Belum menemukan

Kombes Dirmanto mengatakan anggota dikerahkan dalam upaya pencarian tersangka itu.

Dalam proses pencarian tersangka asusila, pihaknya menegaskan tidak ada anggota yang terluka.

"Sampai sekarang masih proses pencarian tersangka di dalam pondok," beber Kombes Dirmanto.

"Tidak ada anggota yang terluka, hanya dorong-dorongan saja tadi," lanjutnya.

Admin
Admin
Penulis

Penulis di FIN.CO.ID sejak Maret 2022 yang fokus mengeksplorasi dunia Teknologi, Sepak Bola, dan Anime. Memiliki ketertarikan kuat pada isu-isu viral, ia berkomitmen menghadirkan konten yang segar, informatif, dan relevan dengan tren masa kini.