"Kursi roda ini adalah mimpi saya. Dengan alat ini anak-anak _cerebral palsy_ yang biasanya hanya tidur, kini bisa duduk. Dan yang lebih membanggakan, peralatan ini buatan anak-anak penyandang disabilitas sendiri," katanya.
Tongkat penuntun adaptif dikatakan Mensos "tidak punya mata tapi bisa melihat". Kalau menyentuh air, bisa mengeluarkan suara, sehingga penyandang disabilitas terhindar dari air atau banjir. "Tongkat ini dilengkapi GPS, sehingga pemakainya bisa dicari kalau hilang," katanya.
Dalam kesempatan ini, diserahkan bantuan berupa 5 unit alat bantu dengan nilai Rp14.000.000; kursi roda elektrik 5 unit dengan nalai Rp125.150.000; kursi roda adaptif 5 unit Rp26.500.000; sepatu ortopedi Rp15.000.000: tongkat netra 2 batang Rp6.000.000; walker 2 unit Rp800.000; kaki/tangan palsu 1 set Rp6.000.000. Total seluruh bantuan Rp193.450.000.
(BACA JUGA:Daftar 20 Mobil Terlaris di Indonesia Bulan Mei 2022, Honda Brio Juara)
(BACA JUGA:Cari Mobil Sedan 'Second' Harga Rp50 Jutaan? Cek Disini Daftarnya)
Bantuan Kemensos disambut baik pihak Gereja. Mereka menilai, kunjungan Mensos ke Gereja HKBP Rawalumbu merupakan bentuk perhatian dan keseriusan dalam merespon permasalahan masyarakat, khususnya penyandang disabilitas.
"Kami jemaat HKBP menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ibu Mensos. Kehadiran beliau dengan membawa bantuan merupakan bukti kehadiran negara bagi semua kelompok masyarakat," kata Sekretaris HKBP Distrik XlX Bekasi Pdt Daniel Manurung.
Bagi Daniel, kunjungan Mensos menyapa jemaat HKBP membawa makna tersendiri. Sebelum ke Rawalumbu, Mensos sudah dua kali menyapa jemaat HKBP di Tarutung. "Tarutung merupakan daerah dengan basis masyarakat kurang mampu cukup banyak. Kunjungan Mensos merupakan simbol keseriusan pemerintah menangani kemiskinan," katanya.
Dengan kunjungan ke HKBP Rawalumbu, menjadi kebanggaan dan penghormatan bagi jemaat gereja. "Tentu kami tidak sekedar menerima bantuan. Kepada gereja di bawah naungan HKPB Distrik XIX, kami tekankan untuk juga memberikan lingkungan yang baik dan memenuhi hak-hak penyandang disabilitas," katanya.
(BACA JUGA:Toyota Innova Hybrid Produksi Dalam Negeri Segera Meluncur, Untuk Pesaing Ertiga Hybrid?)
(BACA JUGA:Suzuki Ertiga Hybrid: Harga Dibawah Xpander dan Veloz Tapi Punya Fitur Cruise Control)
Ucapan terima kasih dan apresiasi juga disampaikan oleh Tio Arina Batubara (34) ibu dari Stefano Lumban Batu (5) yang kehilangan kakinya. "Dengan bantuan kursi roda, anak saya bisa lebih leluasa bergerak," kata Tio.