Asep juga menegaskan, mereka sudah terlalu arogan dan berani. Aparat dari dulu sepertinya enggan bertindak, entah kenapa. Padahal jelas mereka sudah sangat meresahkan masyarakat.
“OKP mereka sikat. Apalagi rakyat jelata, pastinya akan sangat ketakutan. Sudah saatnya, aparat bertindak secara tegas,” tegasnya.
(BACA JUGA:Menunggu Pesawat, Kadis Pariwisata Maluku Marcus Pattinama Meninggal Dunia di Bandara Soetta)
Asep menegaskan, bila aparat tidak bisa bertindak dengan tegas, pihak tidak segan-segan melakukan langkah sweeping.
“Bila tidak bertindak secara tegas, biar kami yang turun melakukan sweeping,” tutup Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Purwakarta.
Sementara itu, diketahui keributan tersebut berawal dari upaya debt collector untuk menarik motor salah seorang warga.
Warga tersebut bernama Radi Supriadi. Upaya penarikan kendaraan itu, dilakukan di jalanan.
Akibat aksi penarikan paksa tersebut, kemudian terjadilah keributan di jalanan. Yang menyebabkan insiden salah seorang anggota PP dibanting.
(BACA JUGA:Anggota TNI Tembak Mati Remaja 16 Tahun di Pesta Pernikahan)
Video kejadian tersebut kemudian viral di media sosial dan debt collector kembali mendapatkan sorotan atas aksinya tersebut.