Otomotif

Pasokan Komponen Tersendat Akibat Lockdown China, Toyota Pangkas Produksi Secara Global

fin.co.id - 29/05/2022, 23:08 WIB

Logo Toyota

JAKARTA, FIN.CO.ID - Toyota Motor Corp, produsen mobil asal Jepang,  memutuskan untuk kembali mengurangi rencana produksi global untuk bulan Juni. 

Kebijakan tersebut dipicu permasalahan rantai pasok akibat negara China yang kembali melakukan penguncian wilayah (Lockdown), akibat COVID-19. 

(BACA JUGA: Hyundai Creta vs KIA Seltos: Perang Bintang Mobil Korsel, Siapa Lebih Unggul?)

(BACA JUGA:Yamaha Fazzio vs Honda Scoopy, Mana Lebih Unggul?)

Saat ini, perusahaan-perusahaan pembuat mobil dunia mengalami krisis microchip dan terdampak lockdown Covid-19 di China.

Mengutip Reuters, Minggu 29 Mei 2022, rencana pengurangan produksi itu dilakukan sehari setelah data menunjukkan penjualan mobil di China, Eropa, dan Amerika Serikat tetap lemah.

Toyota memperkirakan saat ini untuk memproduksi sekitar 50.000 lebih sedikit kendaraan pada bulan Juni, dengan total sekitar 800.000 unit, karena lockdown di Shanghai, China.

Sebelumnya, pada Selasa kemarin, Toyota telah mengurangi rencana produksi sebanyak 100.000 kendaraan dengan alasan krisis chip.

(BACA JUGA: Daftar 20 Mobil Terlaris Bulan April 2022, Mobil Anda Salah Satunya?)

(BACA JUGA:Daftar 20 Mobil Terlaris di Indonesia Bulan Maret 2022, Mobil Anda Termasuk?)

Toyota mengatakan ada kemungkinan bahwa mereka dapat menurunkan rencana produksi setahun penuh sebesar 9,7 juta kendaraan.

"Sangat sulit untuk memperkirakan situasi pasokan suku cadang saat ini karena lockdown yang sedang berlangsung di Shanghai," kata perusahaan.

Kurangnya kepastian suku cadang telah menjadi halangan yang konstan bagi para pembuat mobil, baik di Jepang maupun di tempat lain.

Admin
Penulis
-->