Viral . 05/05/2022, 18:58 WIB
Jangan malah Rakyat merasa di-TEROR / dibuat BISNIS"
Diberitakan sebelumnya, munculnya hepatitis misterius yang menyebabkan tiga anak meninggal terkait dengan vaksin Covid-19.
Kabar tersebut ramai setelah terbitnya Journal Hepatology pada 21 April 2022 yang menuliskan laporan "Vaksinasi SARS-CoV-2 dapat menimbulkan Hepatitis dominan sel T CD8,".
(BACA JUGA:Tol Cipali Belum Satu Arah Menuju Jakarta, Begini Alasannya)
Terkait pemberitaan tersebut, Dokter Anak Konsultan Gastrohepatologi Hanifah Oswari menegaskan tidak ada hubungannya antara hepatitis akut atau misterius dengan vaksin Covid-19.
Ditegaskannya yang menghubungkan antara Hepatitis akut bergejala berat dan Adenovirus pada vaksin COVID-19 adalah narasi yang tidak benar.
"Pada kesempatan ini saya ingin menjelaskan, bahwa kejadian ini (Hepatitis akut berat) dihubungkan dengan COVID-19 adalah tidak benar. Gak ada bukti hubungan dengan vaksin COVID-19," katanya dalam keterangan persnya, Kamis, 5 Mei 2022.
Sebelumnya, Journal Hepatology yang terbit pada 21 April 2022 menuliskan laporan "Vaksinasi SARS-CoV-2 dapat menimbulkan Hepatitis dominan sel T CD8,".
Network;
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media
Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210
Telephone: 021-2212-6982
E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id