Jakarta . 29/04/2022, 19:59 WIB

Cerita Sopir Bus AKAP Rela Tahan Rindu Bertemu Keluarga, Asalkan Penumpang Selamat Sampai Kampung Halaman

Penulis : Admin
Editor : Admin

Medan yang bervariasi pun menjadi tantangan tersendiri untuk menguji kelihaian dan konsentrasi pengemudi bus. Tidak jarang bus mengalami gangguan seperti kerusakan mesin, ban kempis, SPBU kosong,  dan lain-lain.

"Trouble itu yang paling sering. Kalau mesin terkendala atau ban pecah. Kita harus sigap untuk bertindak," kata dia.

(BACA JUGA:Pertamini Terbakar, 2 Rumah, 1 Mobil, 3 Sepeda Motor Ludes)

Belum lagi jika ada beberapa penumpang yang memarahi sopir bus. Makian pedas penumpang itu harus ditelan Samiyono bulat-bulat sambil menjalankan tugasnya.

"Walah enggak jelas mas penyebabnya apa. Kadang dimaki-maki karena lambat atau apa, enggak jelas lah," ucap dia sambil mengernyitkan dahi.

Namun ditengah-tengah belasan jam mengendarai bus, Samiyono punya cara sendiri untuk membunuh kejenuhan.

Hanya rokok, air putih dan kopi yang dapat menghibur Samiyono dalam kejenuhan. Tidak jarang dia mengajak penumpang paling depan untuk berbicara.

(BACA JUGA:Volume Pemudik Makin Padat, One Way Tol Cikampek-Kalikangkung Diperpanjang hingga Sabtu Pagi)

Walau hanya percakapan basa-basi belaka, cara itu cukup berhasil membantu Samiyono melewati masa jenuh.

Samiyono berharap hari-hari ini cepat berlalu agar dia bisa kembali ke rumahnya, menikmati sehari dua hari bersama keluarga sebelum akhirnya kembali menjajal jalanan pulau Jawa.

 

           

Network;
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

E-Mail: fajarindonesianetwork@gmail.com

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id